- Unismuh Makassar meraih peringkat pertama perguruan tinggi swasta di Kawasan Timur Indonesia dalam pemeringkatan Webometrics Juli 2026.
- Indikator utama yang menjadi kekuatan Unismuh adalah *Visibility* dengan capaian peringkat 1.830 dunia melalui konten digital.
- Unismuh menghadapi tantangan meningkatkan indikator *Excellence* dan *Openness* melalui penguatan kualitas publikasi ilmiah serta sitasi riset.
SuaraSulsel.id - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar tercatat sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) dengan peringkat tertinggi di Kawasan Timur Indonesia dalam Webometrics Ranking Web of Universities edisi Juli 2026.
Webometrics bekerja dengan mengevaluasi kualitas, visibilitas, dan dampak kehadiran digital sebuah perguruan tinggi melalui analisis website resminya.
Pemeringkatan ini dikelola oleh Cybermetrics Lab, kelompok riset dari lembaga riset publik terbesar di Spanyol, yaitu CSIC (Consejo Superior de Investigaciones CientÃficas).
Mereka merilis daftar peringkat ini dua kali setahun (Januari dan Juli) dengan mencakup puluhan ribu institusi di seluruh dunia.
Mengutip dari laman unismuh.ac.id Unismuh berada di peringkat 72 Indonesia, 1.416 Asia, dan 3.807 dunia.
Posisi tersebut sekaligus menempatkan Unismuh Makassar sebagai PTS dengan peringkat tertinggi jika kawasan timur Indonesia mencakup Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.
Di Sulawesi Selatan, Unismuh berada di posisi ketiga secara keseluruhan setelah Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar. Sementara di antara PTS di Sulsel, Unismuh menempati posisi teratas.
Lantas, apa yang membuat Unismuh mampu berada di posisi tersebut?
Salah satu jawabannya terlihat dari indikator yang menjadi kekuatan utama Unismuh dalam pemeringkatan Webometrics, yakni Visibility.
Baca Juga: Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
Jejak Digital Jadi Kekuatan Unismuh
Dalam metodologi Webometrics edisi Juli 2026, terdapat tiga indikator utama yang digunakan, yakni Visibility, Excellence, dan Openness.
Visibility memiliki bobot terbesar, yakni 50 persen. Indikator ini mengukur pengaruh konten institusi melalui tautan eksternal yang mengarah ke domain perguruan tinggi.
Pada indikator tersebut, Unismuh berada di peringkat 1.830 dunia. Posisi ini relatif lebih baik dibandingkan peringkat keseluruhan Unismuh yang berada di posisi 3.807 dunia.
Artinya, keberadaan dan konten digital Unismuh telah memiliki daya jangkau yang cukup kuat di luar lingkungan internal kampus.
Rektor Unismuh Makassar Abd Rakhim Nanda mengatakan capaian tersebut patut disyukuri, tetapi tidak boleh hanya dipahami sebagai keberhasilan mengejar angka pemeringkatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Hubungkan Investor Global dan Ekosistem Bisnis Indonesia, BRI Optimalkan One BRI Solution
-
BNPB: 60 Hektare Hutan Terbakar di Palolo Sigi
-
Dubes Rusia Sambangi Tambang Emas Palu, Ada Apa?
-
Makassar Cuma Berawan, Deretan Kota Ini Diprediksi Hujan Lebat Disertai Petir
-
Survei 2 Tahun Prabowo-Gibran: 69 Persen Masyarakat Sulit Dapat Kerja