Muhammad Yunus
Rabu, 02 September 2026 | 21:02 WIB
Sekitar 200 rumah warga di kawasan kampung nelayan pesisir yang berada di tepian sungai tersebut telah dicat dengan warna-warni. Permukiman yang sebelumnya identik dengan kesan kumuh, kini tampil lebih cerah dan menarik [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meninjau 200 rumah warna-warni di Kelurahan Buloa pada Rabu, 2 September 2026.
  • Pengecatan kawasan permukiman pesisir tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah setempat dengan pihak swasta melalui dana CSR.
  • Pemerintah Kota Makassar berkomitmen melengkapi penataan visual ini dengan penyediaan infrastruktur air bersih bagi warga.

Dalam kunjungannya, Munafri turut melihat kondisi lingkungan dan kebutuhan pembangunan infrastruktur tambahan untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses air yang memadai.

“Setelah penampilannya, terus kita akan perhatikan keadaan masyarakatnya. Pemerintah harus hadir di setiap persoalan-persoalan masyarakat,” tuturnya.

Menurut Munafri, kampung warna-warni di Buloa diharapkan tidak hanya menjadi wajah baru kawasan permukiman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan lingkungan yang lebih layak bagi masyarakat.

Dengan demikian, perubahan sekitar 200 rumah tersebut bukan sekadar mempercantik kawasan yang terlihat dari jalur tol, tetapi juga menjadi langkah awal pembenahan kualitas lingkungan dan kehidupan warga di kawasan pesisir Tallo.

Load More