- Kebakaran menghanguskan 23 rumah di Asrama Mattoanging Makassar pada Selasa, 1 September 2026, akibat dugaan gangguan listrik.
- Damkar Makassar mengerahkan 25 armada dan 78 personel untuk memadamkan api selama satu jam lebih.
- Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun puluhan warga terdampak kini mengungsi di lapangan kompleks.
SuaraSulsel.id - Kebakaran hebat menghanguskan puluhan rumah di Asrama Mattoanging Kodam XIV Hasanuddin, Jalan Cendrawasih, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Selasa, 1 September 2026.
Sedikitnya 23 rumah dilaporkan terdampak dalam kebakaran yang berlangsung cepat tersebut.
Api membesar dan menjalar dari satu bangunan ke bangunan lain. Kondisi diperparah karena angin yang bertiup cukup kencang.
Di tengah kepanikan warga, dugaan gangguan listrik muncul sebagai salah satu kemungkinan penyebab kebakaran.
Sebelum api terlihat membesar, aliran listrik di kawasan asrama disebut mendapatkan giliran pemadaman listrik oleh PLN.
Tak lama kemudian listrik kembali menyala, dan kebakaran terjadi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar, Fadli Wellang mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.
Namun berdasarkan informasi awal yang diterima petugas di lokasi, kebakaran terjadi setelah adanya gangguan pada aliran listrik.
"Penyebab sementara masih diselidiki karena tadi sempat mati lampu, kemudian menyala, dan terjadi kebakaran," kata Fadli.
Baca Juga: Kapan Pemadaman Listrik Makassar Berakhir ? Ini Jawaban PLN
Meski demikian Fadli menegaskan penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan karena masih dalam proses penyelidikan.
Laporan kebakaran diterima Mako Damkar Makassar sekitar pukul 13.41 Wita. Petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan armada pemadam dalam jumlah besar.
"Pemadaman berlangsung kurang lebih selama 1 jam 20 menit," ujar Fadli.
Sebanyak 25 armada pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan rescue dikerahkan untuk menjinakkan api. Operasi tersebut melibatkan sekitar 78 personel Damkar Makassar.
Petugas harus bekerja cepat karena api dengan mudah menjalar di kawasan permukiman yang memiliki jarak antarrumah cukup berdekatan.
Api dengan Cepat Menjalar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar
-
25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
-
Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September