- Kakanwil Kemenag Sulteng Junaidin menyatakan Kurikulum Berbasis Cinta harus diwujudkan menjadi budaya pendidikan sehari-hari di Palu pada 16 Agustus 2026.
- Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah telah melaksanakan Bimbingan Teknis Implementasi KBC yang diikuti 137 peserta dari seluruh kabupaten atau kota.
- Pelaksanaan bimtek dan penerapan kurikulum tersebut bertujuan membentuk karakter peserta didik serta menciptakan lingkungan madrasah yang humanis dan inklusif.
SuaraSulsel.id - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin mengatakan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah harus diwujudkan dalam praktik budaya pendidikan sehari-hari.
“Kurikulum Berbasis Cinta ini jangan berhenti sebagai wacana. Justru harus menjadi budaya di lingkungan kita. Implementasi adalah perubahan yang dapat dilihat, dirasakan, dan juga diukur di lingkungan madrasah,” katanya di Palu, Minggu 16 Agustus 2026.
Ia menjelaskan KBC merupakan kebijakan yang diarahkan untuk menghadirkan pendidikan yang lebih manusiawi, inklusif, dan berkarakter.
Kurikulum tersebut, kata dia, juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan kepada Tuhan, sesama, ilmu pengetahuan, lingkungan, dan tanah air.
Menurut dia, keberhasilan KBC tidak semata-mata diukur dari pemahaman terhadap konsep atau dokumen kurikulum, tetapi dari perubahan nyata dalam interaksi dan proses pendidikan di madrasah.
“Perubahan itu harus terlihat dalam cara guru menyapa peserta didik. Kemudian terlihat dalam cara guru mengajar. Terlihat juga dari cara guru atau kepala madrasah yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala madrasah untuk memimpin madrasah,” ujarnya.
Ia meminta seluruh jajaran madrasah di Sulawesi Tengah menjadikan nilai-nilai cinta sebagai bagian dari budaya kerja dan budaya belajar.
Dengan demikian, KBC tidak hanya menjadi materi yang dipahami, tetapi menjadi nilai yang dihidupkan dalam keseharian warga madrasah.
Ia menyampaikan sebagai salah satu upaya memperkuat pemahaman dan kesiapan jajaran madrasah dalam menerapkan KBC, Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah telah melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi KBC yang diikuti 137 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Kalau Nanti Di-bully Lagi Bagaimana? Tidak Akan Ada Mau Berteman dengan Saya
Ia mengatakan bimtek tersebut juga menjadi bagian penting dalam menindaklanjuti Keputusan Menteri Agama Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah yang merupakan penyempurnaan dari kebijakan sebelumnya.
Melalui implementasi KBC, kata dia, Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah berharap nilai-nilai cinta dapat menjadi bagian dari budaya kerja dan budaya belajar serta memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter peserta didik, sekaligus menciptakan lingkungan madrasah yang lebih ramah, inklusif, humanis, dan berkarakter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?
-
Andi Sudirman Lantik Andi Winarno Eka Putra Sebagai Pj Sekda Provinsi Sulsel
-
Indriyanto Nugroho Ungkap 'Musuh Tersembunyi' Bisa Hancurkan Karier Pesepak Bola Muda Indonesia
-
Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa
-
Tergiur Cepat Kaya? Hati-hati, OJK Ingatkan Mahasiswa Jangan Tertipu Investasi Palsu