Muhammad Yunus
Senin, 17 Agustus 2026 | 11:14 WIB
Ilustrasi siswa madrasah. [unsplash.com/@isengrapher]
Baca 10 detik
  • Kakanwil Kemenag Sulteng Junaidin menyatakan Kurikulum Berbasis Cinta harus diwujudkan menjadi budaya pendidikan sehari-hari di Palu pada 16 Agustus 2026.
  • Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah telah melaksanakan Bimbingan Teknis Implementasi KBC yang diikuti 137 peserta dari seluruh kabupaten atau kota.
  • Pelaksanaan bimtek dan penerapan kurikulum tersebut bertujuan membentuk karakter peserta didik serta menciptakan lingkungan madrasah yang humanis dan inklusif.

SuaraSulsel.id - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin mengatakan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah harus diwujudkan dalam praktik budaya pendidikan sehari-hari.

“Kurikulum Berbasis Cinta ini jangan berhenti sebagai wacana. Justru harus menjadi budaya di lingkungan kita. Implementasi adalah perubahan yang dapat dilihat, dirasakan, dan juga diukur di lingkungan madrasah,” katanya di Palu, Minggu 16 Agustus 2026.

Ia menjelaskan KBC merupakan kebijakan yang diarahkan untuk menghadirkan pendidikan yang lebih manusiawi, inklusif, dan berkarakter.

Kurikulum tersebut, kata dia, juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan kepada Tuhan, sesama, ilmu pengetahuan, lingkungan, dan tanah air.

Menurut dia, keberhasilan KBC tidak semata-mata diukur dari pemahaman terhadap konsep atau dokumen kurikulum, tetapi dari perubahan nyata dalam interaksi dan proses pendidikan di madrasah.

“Perubahan itu harus terlihat dalam cara guru menyapa peserta didik. Kemudian terlihat dalam cara guru mengajar. Terlihat juga dari cara guru atau kepala madrasah yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala madrasah untuk memimpin madrasah,” ujarnya.

Ia meminta seluruh jajaran madrasah di Sulawesi Tengah menjadikan nilai-nilai cinta sebagai bagian dari budaya kerja dan budaya belajar.

Dengan demikian, KBC tidak hanya menjadi materi yang dipahami, tetapi menjadi nilai yang dihidupkan dalam keseharian warga madrasah.

Ia menyampaikan sebagai salah satu upaya memperkuat pemahaman dan kesiapan jajaran madrasah dalam menerapkan KBC, Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah telah melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi KBC yang diikuti 137 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Kalau Nanti Di-bully Lagi Bagaimana? Tidak Akan Ada Mau Berteman dengan Saya

Ia mengatakan bimtek tersebut juga menjadi bagian penting dalam menindaklanjuti Keputusan Menteri Agama Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah yang merupakan penyempurnaan dari kebijakan sebelumnya.

Melalui implementasi KBC, kata dia, Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah berharap nilai-nilai cinta dapat menjadi bagian dari budaya kerja dan budaya belajar serta memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter peserta didik, sekaligus menciptakan lingkungan madrasah yang lebih ramah, inklusif, humanis, dan berkarakter.

Load More