Muhammad Yunus
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:55 WIB
Ilustrasi mahasiswa (pexels/RDNE Stock project)
Baca 10 detik
  • Kepala OJK Sulutgo, Robert Sianipar, mengingatkan mahasiswa di Manado pada Jumat (2/10) agar mewaspadai investasi bodong.
  • Mahasiswa diimbau memeriksa legalitas, mengenali ciri ilegal, serta memahami risiko sebelum mengambil keputusan finansial.
  • Edukasi berkelanjutan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan agar generasi muda mampu mengelola dana secara aman.

SuaraSulsel.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah tergiur tawaran investasi bodong yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

"Mahasiswa dinilai perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai produk dan layanan keuangan sebelum memutuskan untuk berinvestasi," kata Kepala OJK Sulutgo Robert Sianipar, di Manado, Jumat (2/10).

Menurutnya, edukasi ini dilakukan karena OJK menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

OJK menekankan pentingnya mahasiswa mengenali ciri-ciri investasi ilegal sebelum menempatkan dana.

Tawaran keuntungan yang tidak wajar, iming-iming keuntungan cepat, serta ajakan untuk segera menyetorkan dana perlu diwaspadai.

Mahasiswa juga diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi investasi yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi pesan.

Ia mengatakan setiap tawaran investasi perlu diperiksa legalitas dan kredibilitas penyelenggaranya sebelum mengambil keputusan.

Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu membangun pemahaman keuangan yang lebih baik di kalangan generasi muda.

Melalui berbagai program edukasi yang dijalankan secara berkelanjutan, kata Robert, OJK terus mendorong masyarakat untuk mampu mengelola keuangan secara bijak.

Baca Juga: BRI dan Syailendra Capital Bahas Peluang Investasi Syariah di Sharia Wealth Forum 2026

Edukasi juga diarahkan agar masyarakat memahami berbagai risiko yang dapat muncul dalam penggunaan produk dan layanan keuangan.

Bagi mahasiswa pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dinilai penting karena dapat membantu mereka mengambil keputusan finansial secara lebih hati-hati.

Selain memahami potensi keuntungan, calon investor juga perlu mempertimbangkan risiko serta memastikan produk keuangan yang digunakan berada dalam pengawasan regulator sesuai ketentuan.

Robert berharap peningkatan literasi keuangan dapat membuat mahasiswa semakin kritis dalam menghadapi berbagai tawaran investasi.

Dengan memahami risiko dan mengecek legalitas sebelum berinvestasi, generasi muda diharapkan dapat memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab.

Load More