Muhammad Yunus
Senin, 10 Agustus 2026 | 14:44 WIB
Pembangunan Stadion Sudiang terus menunjukkan perkembangan. Hingga Senin, 10 Agustus 2026, progres fisik proyek tersebut telah mencapai hampir 15 persen [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pembangunan Stadion Sudiang di Makassar terhambat di tribun selatan akibat sengketa lahan senilai Rp18 miliar yang belum lunas.
  • Progres fisik proyek nasional berbiaya Rp674,9 miliar tersebut telah mencapai hampir 15 persen per 10 Agustus 2026.
  • DPRD Sulawesi Selatan mendesak pemerintah segera menuntaskan pembayaran ganti rugi agar pembangunan stadion tidak terganggu.

Saat ini sekitar 500 pekerja berada di lokasi proyek. Jumlah tersebut masih akan ditambah hingga sekitar 700 pekerja untuk mempercepat pengerjaan.

"Sekarang 500 orang, sehingga pekerjaannya masih parsial. Misalnya tribun barat dikerjakan dulu karena kami mengejar persiapan tribunnya," ujar Iwan.

Untuk mengejar target pembangunan, sejumlah komponen stadion juga telah diproduksi terlebih dahulu.

Salah satunya beton precast yang dicetak di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar. Beton tersebut kemudian dibawa ke lokasi pembangunan untuk langsung dipasang.

"Precast kita sudah cetak juga, cetakannya di daerah CPI. Datang ke sini sudah jadi betonnya, tinggal dipasang saja, jadi prosesnya lebih cepat," jelasnya.

Dengan metode tersebut, waktu pengerjaan di lapangan dapat dipangkas karena sebagian komponen tidak lagi dibuat dari awal di lokasi proyek.

Namun, persoalan lahan tetap menjadi salah satu faktor yang harus segera diselesaikan agar pengerjaan tidak semakin tertinggal, terutama pada tribun selatan.

Iwan berharap kewajiban pembayaran kepada pihak yang memiliki dasar hukum atas lahan tersebut segera dituntaskan.

"Harapannya persoalan pembayaran lahan itu segera diselesaikan sehingga pembangunan bisa berjalan tanpa gangguan," katanya.

Baca Juga: Begini Strategi Damkar Padamkan Api Nipah Mall, Salah Satu Gedung Tinggi di Makassar

DPRD Minta Persoalan Lahan Segera Dibayar

Persoalan lahan tersebut juga menjadi perhatian DPRD Sulawesi Selatan.

Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Sultan Tajang mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait untuk mengetahui perkembangan penyelesaian persoalan tersebut.

"Kami akan koordinasikan dengan dinas yang bersangkutan terutama terkait masalah lahan tersebut. Kita kejar progresnya bagaimana stadion ini bisa selesai," kata Sultan saat dikonfirmasi.

Menurutnya, DPRD Sulsel berkepentingan memastikan pembangunan Stadion Sudiang berjalan sesuai rencana. Terlebih, kawasan tersebut nantinya tidak hanya menjadi lokasi stadion, tetapi juga direncanakan memiliki sejumlah fasilitas pendukung.

Di antaranya masjid, area parkir, serta fasilitas olahraga lainnya.

Load More