- Pembangunan Stadion Sudiang di Makassar terhambat di tribun selatan akibat sengketa lahan senilai Rp18 miliar yang belum lunas.
- Progres fisik proyek nasional berbiaya Rp674,9 miliar tersebut telah mencapai hampir 15 persen per 10 Agustus 2026.
- DPRD Sulawesi Selatan mendesak pemerintah segera menuntaskan pembayaran ganti rugi agar pembangunan stadion tidak terganggu.
Saat ini sekitar 500 pekerja berada di lokasi proyek. Jumlah tersebut masih akan ditambah hingga sekitar 700 pekerja untuk mempercepat pengerjaan.
"Sekarang 500 orang, sehingga pekerjaannya masih parsial. Misalnya tribun barat dikerjakan dulu karena kami mengejar persiapan tribunnya," ujar Iwan.
Untuk mengejar target pembangunan, sejumlah komponen stadion juga telah diproduksi terlebih dahulu.
Salah satunya beton precast yang dicetak di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar. Beton tersebut kemudian dibawa ke lokasi pembangunan untuk langsung dipasang.
"Precast kita sudah cetak juga, cetakannya di daerah CPI. Datang ke sini sudah jadi betonnya, tinggal dipasang saja, jadi prosesnya lebih cepat," jelasnya.
Dengan metode tersebut, waktu pengerjaan di lapangan dapat dipangkas karena sebagian komponen tidak lagi dibuat dari awal di lokasi proyek.
Namun, persoalan lahan tetap menjadi salah satu faktor yang harus segera diselesaikan agar pengerjaan tidak semakin tertinggal, terutama pada tribun selatan.
Iwan berharap kewajiban pembayaran kepada pihak yang memiliki dasar hukum atas lahan tersebut segera dituntaskan.
"Harapannya persoalan pembayaran lahan itu segera diselesaikan sehingga pembangunan bisa berjalan tanpa gangguan," katanya.
Baca Juga: Begini Strategi Damkar Padamkan Api Nipah Mall, Salah Satu Gedung Tinggi di Makassar
DPRD Minta Persoalan Lahan Segera Dibayar
Persoalan lahan tersebut juga menjadi perhatian DPRD Sulawesi Selatan.
Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Sultan Tajang mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait untuk mengetahui perkembangan penyelesaian persoalan tersebut.
"Kami akan koordinasikan dengan dinas yang bersangkutan terutama terkait masalah lahan tersebut. Kita kejar progresnya bagaimana stadion ini bisa selesai," kata Sultan saat dikonfirmasi.
Menurutnya, DPRD Sulsel berkepentingan memastikan pembangunan Stadion Sudiang berjalan sesuai rencana. Terlebih, kawasan tersebut nantinya tidak hanya menjadi lokasi stadion, tetapi juga direncanakan memiliki sejumlah fasilitas pendukung.
Di antaranya masjid, area parkir, serta fasilitas olahraga lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix
-
Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Kolaborasi Himbara, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Masyarakat
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan