Muhammad Yunus
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:23 WIB
Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Alauddin Makassar, Prof. Kamaluddin Abunawas bersama tim Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan Al Daulah [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Jurnal Al-Daulah UIN Alauddin Makassar resmi diterima terindeks Scopus pada 6 Agustus 2026 setelah proses evaluasi setahun.
  • Pengajuan jurnal tersebut dilakukan oleh Rumah Jurnal UIN Alauddin Makassar tepat pada tanggal 17 Agustus 2025 lalu.
  • Keberhasilan pencapaian status internasional ini didukung oleh pengelolaan konsisten serta kekompakan tim editorial yang solid.

Bertransformasi Menuju Standar Internasional

Al-Daulah merupakan jurnal ilmiah yang dikelola Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar.

Jurnal ini pertama kali terbit dalam versi cetak pada 2012, kemudian bertransformasi menjadi jurnal berbasis Open Journal Systems (OJS) sejak 2017.

Fokus kajiannya mencakup hukum pidana, hukum tata negara, hukum Islam, hukum administrasi negara, hukum internasional, hingga hukum komparatif.

Dalam beberapa tahun terakhir, pengelola juga memperluas jangkauan internasional dengan mendorong publikasi artikel berbahasa Inggris serta menerapkan standar etika publikasi internasional yang mengacu pada Committee on Publication Ethics (COPE).

Sebelum diterima Scopus, Al-Daulah telah mengantongi akreditasi SINTA dan terindeks di berbagai pangkalan data ilmiah nasional maupun internasional, di antaranya Google Scholar, Crossref, Dimensions, Garuda, Moraref, BASE, dan PKP Index.

Secara keseluruhan, artikel-artikel yang diterbitkan jurnal tersebut telah mengumpulkan lebih dari 1.600 sitasi.

Dengan status accepted di Scopus, UIN Alauddin Makassar berharap publikasi ilmiah para dosen dan peneliti semakin kompetitif di tingkat global sekaligus memperkuat reputasi universitas dalam pengembangan riset dan publikasi internasional.

Baca Juga: Prof Niswar: AI Bukan Ancaman, Tapi Mitra Kritis Kampus Masa Depan

Load More