- Rektor Unhas melantik Prof. Muhammad Niswar sebagai Kepala Lembaga Transformasi Digital dan Kecerdasan Artifisial pada Selasa, 7 Juli 2026.
- Lembaga baru ini dibentuk untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan artifisial ke dalam seluruh lini kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi Unhas.
- Unhas menyiapkan infrastruktur server khusus guna menjalankan sistem AI dalam penilaian akademik, publikasi ilmiah, dan analisis data strategis.
SuaraSulsel.id - Universitas Hasanuddin (Unhas) memasuki babak baru dalam peta digitalisasi pendidikan tinggi.
Langkah strategis ini ditandai dengan dibentuknya Lembaga Transformasi Digital dan Kecerdasan Artifisial, yang dinakhodai oleh pakar teknologi informasi, Prof Muhammad Niswar.
Prof. Niswar resmi dilantik oleh Rektor Unhas di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Selasa (7/7/2026).
Di bawah komandonya, lembaga baru ini diamanatkan untuk menyulap Unhas menjadi smart campus yang mengintegrasikan kecerdasan artifisial (AI) ke dalam seluruh lini Tridarma Perguruan Tinggi.
Bukan Ancaman, AI Justru Pacu Berpikir Kritis
Di tengah perdebatan global mengenai dampak AI yang dianggap bisa mendegradasi kemampuan berpikir mahasiswa, Prof. Niswar justru membawa sudut pandang yang menyegarkan dan optimistis.
Menurutnya, AI sama sekali bukan ancaman bagi dunia akademik.
"Banyak yang mengatakan AI akan membuat mahasiswa menjadi kurang berpikir. Saya justru melihat sebaliknya. Kita harus belajar hidup berdampingan dengan AI. Yang perlu dibangun bukan ketergantungan, tetapi kemampuan memanfaatkan AI untuk menghasilkan proses belajar yang lebih berkualitas dan lebih kritis," tegas Niswar.
Bagi mantan Direktur Sistem Teknologi Informasi Unhas ini, kunci utamanya terletak pada pemanfaatan yang tepat, bertanggung jawab, dan tetap teguh pada etika akademik.
Baca Juga: Viral Isu Mahasiswa Difabel Diminta Keluar Asrama, Ini Penjelasan Resmi Unhas
AI harus diposisikan sebagai teknologi yang memperluas kapasitas manusia, bukan menggantikannya.
Tiga Terobosan Berbasis AI di Kampus Unhas
Menjawab tantangan tersebut, Prof. Niswar telah menyiapkan cetak biru implementasi teknologi AI yang akan diterapkan secara bertahap di lingkungan Unhas:
Pertama, AI-Powered Assessment and Proctoring.
Sistem cerdas yang membantu dosen menyusun instrumen evaluasi pembelajaran, menganalisis kualitas soal, hingga mengawasi ujian secara objektif, efisien, dan akuntabel.
Kedua, AI-Powered Manuscript Review and Editing Tools.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kontrak 6.557 PPPK Makassar Akan Berakhir, Ada Pemutusan Massal?
-
Andi Sudirman Lepas Bantuan Pertanian Rp323 Miliar
-
Daftar Daerah di Sulawesi Utara Berpotensi Cuaca Ekstrem Hingga 12 Juli 2026
-
Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
-
Ketua Golkar Takalar: Kalau Tidak Dukung Appi, Silahkan Ambil Kembali Surat Aslinya