- Darije Kalezic resmi menjadi pelatih PSM Makassar untuk musim 2026/2027 dengan menyusun jajaran staf kepelatihan yang baru.
- Pelatih asal Bosnia tersebut berkomitmen membangun kembali kekuatan tim yang sedang menghadapi masalah administratif dan sanksi FIFA.
- Fokus utama Darije adalah mengembalikan identitas permainan Ewako dan memberikan ruang bagi pemain muda melalui pemusatan latihan Yogyakarta.
"Misi saya di dunia ini pada saat orang membutuhkan pertolongan, baik keluarga maupun teman saya, saya harus berada di tempat itu untuk memberikan pertolongan kepada mereka. Untuk membantu orang-orang di masa sulit mereka," tegas Darije.
Keseriusannya ditunjukkan lewat keputusan besar meninggalkan keluarganya di Eropa.
Darije menerima kontrak berdurasi tiga tahun bersama PSM sebagai bentuk komitmennya membangun kembali kekuatan Pasukan Ramang.
"Saya tinggalkan keluarga saya di Eropa selama tiga tahun di sini. Saya percaya kepada orang-orang yang bekerja bersama saya," ucapnya.
Meski mendapat kontrak jangka panjang, Darije tak memasang target muluk-muluk untuk langsung mengantarkan PSM menjadi juara. Fokus utamanya adalah mengembalikan identitas permainan yang selama ini melekat dengan klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan tersebut.
Ia menegaskan karakter bermain penuh semangat, agresif, dan pantang menyerah yang dikenal dengan semangat Ewako mulai memudar dalam beberapa musim terakhir.
"Kita punya target untuk membawa kembali kultur sepak bola Makassar, Ewako. Saya kira ini yang kurang terlihat dalam tim. Kita ingin menunjukkan kembali identitas ini kepada para fans," ujarnya.
Optimisme Darije bukan tanpa alasan. Ia pernah merasakan atmosfer sepak bola Makassar ketika menangani PSM pada 2019 dan sukses mempersembahkan gelar Piala Indonesia 2018/2019.
Pengalaman itulah yang membuatnya yakin bisa kembali membangun fondasi tim.
Baca Juga: Bayar Mahal Emosi Suporter, PSM Makassar Terancam 'Lumpuh' di Awal Musim Depan
"Saat saya berada di sini pada 2019 bersama orang-orang yang bekerja di PSM dan para suporter, saya mengambil tantangan ini," katanya.
Selain menghidupkan kembali identitas permainan, Darije juga berencana memberi ruang lebih besar kepada pemain-pemain muda.
Menurutnya, PSM memiliki banyak talenta potensial yang hanya membutuhkan kesempatan untuk berkembang.
Ia pun mengingat bagaimana dirinya pernah memberi kepercayaan kepada sejumlah pemain muda yang kini menjadi nama besar di sepak bola Indonesia.
"Asnawi, Rizky Eka, Arfan, dan pemain-pemain lainnya mendapat kesempatan bermain bersama saya," ungkapnya.
Sebagai bagian dari persiapan menuju musim baru, manajemen telah menyusun program pemusatan latihan di Yogyakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes
-
SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai
-
JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!
-
Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan
-
Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan