- Pemprov Sulawesi Selatan resmi mengambil alih aset lahan eks Stadion Mattoanging seluas 7,9 hektare dari pengelolaan pihak YOSS.
- Pengambilalihan lahan yang didasarkan pada kepemilikan sertifikat sah ini dilakukan tanpa proses ganti rugi demi menertibkan aset daerah.
- Dinas Pemuda dan Olahraga akan mengelola kawasan tersebut untuk mengembalikan fungsi fasilitas olahraga bagi kebutuhan latihan para atlet.
SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) resmi mengambil alih penguasaan aset lahan eks Stadion Mattoanging yang selama ini berada dalam pengelolaan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS).
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Reza Faisal Saleh mengatakan lahan kawasan Mattoanging merupakan aset milik Pemprov Sulsel yang dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat.
Pengambilalihan tersebut dilakukan sebagai langkah penertiban dan pengamanan aset daerah.
"Memang sebenarnya Pemprov yang punya, cuma selama ini dikuasai oleh YOSS. Jadi kemarin kita tegaskan, kita ambil alih dan kita kuasai kembali," kata Reza, Senin, 20 Juli 2026.
Ia menjelaskan tak ada proses ganti rugi dalam pengambilalihan tersebut lantaran lahan tersebut merupakan aset pemerintah daerah. Kawasan eks Stadion Mattoanging yang dikembalikan ke Pemprov Sulsel memiliki luas hampir 8 hektare.
"Tidak ada ganti rugi karena itu memang punya kita. Mattoanging itu satu kawasan dan jelas kita punya sertifikat. Kemarin baru Mattoanging saja dan seluruh kawasan Mattoanging, luasnya hampir 8 hektare, sekitar 7,9 hektare," jelasnya.
Reza mengatakan penertiban aset daerah tidak hanya dilakukan di kawasan Mattoanging yang dulu jadi homebase PSM Makassar.
Pemprov Sulsel juga akan melakukan langkah serupa terhadap sejumlah aset lain yang status penguasaannya masih perlu ditertibkan.
Diantaranya Lapangan Pacuan Kuda di Parangtambung, fasilitas olahraga di Karebosi seperti lapangan basket, tenis, dan voli, hingga lapangan tembak di Batua.
Baca Juga: Dewan K3 Sulsel Dibentuk, Apa Manfaatnya?
Namun, proses tersebut akan dilakukan secara bertahap karena setiap aset memiliki persoalan berbeda. Beberapa di antaranya masih dalam proses sengketa hukum di pengadilan.
"Masing-masing punya kasus yang berbeda, ada yang masih sengketa di pengadilan. Semuanya akan dilakukan bertahap, kalau memang aset kita akan kita ambil alih," kata Reza.
Setelah kembali dikuasai Pemprov Sulsel, pengelolaan kawasan Mattoanging diserahkan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel sebagai pengguna barang. Pemerintah masih menyusun rencana pemanfaatan kawasan tersebut ke depan.
Kepala Dispora Sulsel, Suherman mengatakan pihaknya mulai melakukan pembersihan kawasan eks Stadion Mattoanging sebagai langkah awal pengelolaan kembali aset tersebut.
Ia menyebut kawasan Mattoanging nantinya akan dikembalikan fungsinya sebagai fasilitas olahraga. Setelah kondisi kawasan dibenahi, Pemprov Sulsel akan melakukan penataan agar dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya atlet.
"Proyeksinya kita akan fungsi olahraga. Kita bersihkan dulu semua, kalau sudah bersih, fasilitas olahraga kita kembalikan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar
-
Bukan Sekadar Publikasi, Riset Rp120 Miliar Australia-Indonesia Ini Wajib Selesaikan Masalah Rakyat
-
5 Fakta Menstruasi Wajib Diketahui Remaja Putri, Jangan Lagi Percaya Mitos!
-
Tim SAR Temukan Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa
-
Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan