- Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban selamat KM Nurul Salsa di Pulau Balaloho pada hari kelima pencarian.
- Korban dievakuasi oleh KRI Marlin 877 menuju Pelabuhan Benteng, Kepulauan Selayar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
- Hingga saat ini, tercatat 59 korban selamat, satu meninggal dunia, dan 18 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
SuaraSulsel.id - Perkembangan positif kembali terjadi dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) hari kelima terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Tim SAR Gabungan kembali berhasil menemukan dua korban dalam keadaan selamat, yakni Nurmiati (P/46 tahun) dan Jasmal (L/24 tahun). Keduanya ditemukan terdampar di Pulau Balaloho oleh KM Bari Baria 05.
Saat ini kedua korban sedang dievakuasi olrh KRI Marlin 877 dan dalam perjalanan menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan penemuan kedua korban merupakan hasil dari upaya pencarian yang terus dilakukan secara intensif oleh seluruh unsur SAR gabungan.
"Alhamdulillah, pada hari kelima operasi SAR kembali ditemukan dua korban dalam keadaan selamat di Pulau Balaloho. Korban ditemukan oleh KM Bari Baria 05 dan saat ini bersama KRI Marlin 877 sedang dievakuasi menuju Pelabuhan Benteng. Kami terus mengoptimalkan seluruh unsur dan alut yang terlibat agar korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan," ujar Sultan, Minggu 19 Juli 2026.
Dengan ditemukannya dua korban tersebut, data sementara korban KM Nurul Salsa menjadi selamat 59 orang, meninggal dunia 1 orang dan yang masih dalam pencarian 18 orang.
Operasi SAR masih terus berlangsung dengan mengerahkan seluruh potensi SAR gabungan.
Pencarian hari kelima dilakukan pada area seluas 1.305 nautical mile persegi (nm²) yang dibagi ke dalam empat sektor pencarian dengan dukungan KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, KRI Hiu 634, serta unsur TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, dan kapal-kapal nelayan yang turut membantu proses pencarian.
Basarnas Makassar berharap kondisi cuaca dan perairan yang saat ini dipengaruhi gelombang setinggi 2 hingga 3 meter tidak mengurangi semangat seluruh personel SAR dalam melaksanakan pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
IKA Perikanan Unhas: Nelayan Harus Dilibatkan Sistematis dalam Penyelamatan Laut
-
Prediksi Pencetak Gol Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina
-
Analisis Taktik Mendalam Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina
-
Tiki-Taka vs Sihir Messi: Prediksi Pertarungan Sengit Final Spanyol vs Argentina
-
Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Pulau Balaloho