Muhammad Yunus
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:45 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menghadiri pembukaan Turnamen Sepak Bola Wali Kota Cup 2026 di Lapangan Bola TELKOM Makassar, Minggu (5/07/2026) [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Munafri Arifuddin memutuskan mundur dari pencalonan Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menjelang Musda XI pada 18 Juli 2026.
  • Keputusan tersebut diambil karena Munafri gagal memenuhi persyaratan administrasi berupa sertifikat pendidikan resmi yang ditetapkan panitia Musda Golkar Sulsel.
  • Pengunduran diri Munafri membuka peluang bagi Ilham Arief Sirajuddin untuk memenangkan posisi ketua secara aklamasi pada forum tersebut.

SuaraSulsel.id - Peta politik menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan berubah.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau Appi, dikabarkan tidak lagi melanjutkan pencalonannya sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel.

Bersamaan dengan itu, isu kepindahannya ke Partai Gerindra kembali mencuat.

Ketua DPD Partai Golkar Takalar, Zulkarnain Arif, mengatakan Appi telah menyampaikan secara langsung bahwa dirinya tidak akan melanjutkan proses pencalonan pada Musda Golkar Sulsel.

"Iya, itu yang diungkapkan ke saya kemarin," kata Zulkarnain, Rabu (15/7/2026).

Zulkarnain mengatakan Appi juga dipastikan tidak menghadiri Musda XI Golkar Sulsel yang akan digelar di Hotel Claro Makassar pada 18 Juli 2026 karena memilih berangkat menunaikan ibadah umrah.

"Beliau tidak hadir di Musda karena memilih berangkat umrah," ujarnya.

Tak hanya itu, Zulkarnain mengaku mendapat penyampaian bahwa Appi berencana mengakhiri keanggotaannya di Partai Golkar setelah kembali dari Tanah Suci.

"Rencananya pamit dari Golkar sekembalinya dari umrah. Itu penyampaian terakhir ke saya," katanya.

Baca Juga: Appi Batal Maju, Sinyal Hengkang dari Partai Golkar?

Isu Merapat ke Gerindra Kembali Menguat

Kabar mundurnya Appi dari kontestasi Musda Golkar sekaligus memunculkan kembali spekulasi mengenai masa depan politiknya.

Belakangan, Appi santer dikabarkan akan bergabung dengan Partai Gerindra apabila benar-benar meninggalkan Partai Golkar.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Appi mengenai kabar tersebut. Upaya konfirmasi kepada Wali Kota Makassar itu juga belum memperoleh tanggapan.

Di sisi lain, batalnya Appi mengembalikan formulir pencalonan disebut berkaitan dengan salah satu syarat administrasi yang belum dapat dipenuhi.

Zulkarnain menjelaskan, dari 13 persyaratan yang ditetapkan Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sulsel, terdapat kewajiban melampirkan fotokopi sertifikat atau piagam pendidikan dan pelatihan yang diterbitkan Partai Golkar.

Load More