- Munafri Arifuddin memutuskan mundur dari pencalonan Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menjelang Musda XI pada 18 Juli 2026.
- Keputusan tersebut diambil karena Munafri gagal memenuhi persyaratan administrasi berupa sertifikat pendidikan resmi yang ditetapkan panitia Musda Golkar Sulsel.
- Pengunduran diri Munafri membuka peluang bagi Ilham Arief Sirajuddin untuk memenangkan posisi ketua secara aklamasi pada forum tersebut.
"Appi tidak mengembalikan formulir karena ada satu poin yang tidak dimiliki. Itu syarat pada poin tujuh mengenai sertifikat atau piagam yang diterbitkan Golkar," ujarnya.
Namun demikian, Zulkarnain mengaku tidak mengetahui apakah ketentuan tersebut merupakan syarat tambahan dari panitia atau memang mengacu pada aturan organisasi partai.
Peluang IAS Menang Aklamasi Terbuka
Apabila hingga batas akhir pendaftaran pada 17 Juli 2026 Appi tidak mengembalikan formulir pencalonan, maka peluang mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) memimpin Golkar Sulsel semakin terbuka.
IAS sebelumnya telah mengembalikan formulir pencalonan dan mengklaim mengantongi dukungan dari 22 DPD kabupaten/kota setelah memperoleh diskresi dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Dukungan yang belum mengarah kepadanya disebut hanya berasal dari DPD Golkar Makassar dan Takalar.
Jika IAS menjadi satu-satunya kandidat yang memenuhi syarat, Musda XI Golkar Sulsel berpotensi berlangsung tanpa kompetisi melalui mekanisme aklamasi.
Sebelumnya, persaingan menuju kursi Ketua DPD I Golkar Sulsel diperkirakan berlangsung ketat setelah Appi dan IAS sama-sama mengambil formulir pendaftaran pada 13 Juli 2026.
IAS telah mengembalikan formulir sehari kemudian, sedangkan Appi hingga kini dikabarkan batal melanjutkan proses pencalonan.
Baca Juga: Appi Batal Maju, Sinyal Hengkang dari Partai Golkar?
Diketahui, Appi bukan sosok baru di Partai Golkar. Pada 2021, ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar dan masih menjabat hingga saat ini.
Musda XI Partai Golkar Sulsel dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Hotel Claro Makassar dan akan dihadiri Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Forum tersebut akan menentukan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel untuk masa bakti 2025–2030.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Listrik Sempat Padam Lalu Menyala, 23 Rumah di Asrama Mattoanging Makassar Ludes Terbakar
-
Beli BBM Subsidi Wajib Perlihatkan STNK? Warga Protes: Jangan Repotkan Kami..!
-
Kapan Pemadaman Listrik Makassar Berakhir ? Ini Jawaban PLN
-
Sulsel Darurat Air dan Listrik Padam, BMKG Ungkap Fakta Ini
-
Listrik Sulsel Mulai Dipadamkan, Pemprov Sulsel Terima Laporan Penyebabnya