Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:27 WIB
Tali layangan tersangkut di roda pesawat saat mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Insiden ini dinilai membahayakan keselamatan penerbangan. (Ist)
Baca 10 detik
  • Pesawat Sriwijaya Air rute Nabire-Makassar tersangkut tali layangan saat mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin pada 27 Juni 2026.
  • Petugas bandara segera mengevakuasi tali layangan tersebut guna memastikan operasional penerbangan tetap berjalan aman bagi seluruh penumpang.
  • Pengelola bandara dan pemerintah memperketat pengawasan karena aktivitas bermain layang-layang di kawasan keselamatan operasi penerbangan sangat membahayakan.

Fenomena layang-layang yang mengganggu penerbangan bukan pertama kali terjadi di Indonesia. 

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah insiden serupa pernah terjadi dan bahkan mengakibatkan kecelakaan.

Pada Juli 2024 misalnya, sebuah helikopter wisata jatuh di Bali setelah tali layang-layang terlilit pada baling-balingnya. Seluruh penumpang selamat, namun lima orang terdiri atas tiga warga negara Indonesia dan dua warga negara Australia, mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Sebelumnya, pada 2020, tali dan bambu layangan juga ditemukan masuk ke dalam mesin pesawat yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Meskipun pesawat berhasil mendarat dengan aman, kejadian itu memicu peningkatan pengawasan di sekitar kawasan bandara.

Pada tahun 2023, sayap pesawat NAM Air juga tersangkut benang layangan. Tak ada korban jiwa dalam insiden itu, tapi bisa berakibat fatal. 

Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi sebelumnya sudah menegaskan layang-layang bukan sekadar permainan tradisional, tetapi dapat menjadi ancaman serius bagi keselamatan penerbangan apabila dimainkan di lokasi yang tidak semestinya.

"Layang-layang bisa mengganggu pandangan pilot. Selain itu, layangan juga dapat masuk ke mesin pesawat dan membahayakan penerbangan," ujarnya.

Dudy bahkan mengeluarkan instruksi khusus dan meminta seluruh otoritas bandara, AirNav Indonesia, serta pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap aktivitas bermain layang-layang di sekitar kawasan bandara.

Baca Juga: Promo Spesial BRI Ramadan Hadirkan Diskon Tiket Pesawat, Hotel, dan Aktivitas Liburan

Load More