- Mabes Polri merotasi 15 Kapolres di jajaran Polda Sulawesi Selatan berdasarkan Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026.
- Mutasi jabatan ini dilakukan sebagai langkah penyegaran organisasi dan pembinaan karier guna mengoptimalkan kinerja pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
- Kebijakan nasional ini mencakup rotasi dan promosi terhadap 1.121 perwira tinggi serta perwira menengah di seluruh lingkungan Polri.
SuaraSulsel.id - Mabes Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 15 kepala kepolisian resor (kapolres) di jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto di Makassar, mengatakan mutasi tersebut merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
"Mutasi jabatan ini adalah bagian dari pembinaan karier dan kebutuhan organisasi, serta sebagai bentuk penyegaran agar kinerja personel semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya, Jumat (26/6).
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335 hingga ST/1341 tertanggal 25 Juni 2026 yang ditandatangani atas nama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Sejumlah kapolres yang dimutasi antara lain Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu yang dipercaya menjabat Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma yang ditugaskan sebagai Wadirsamapta Polda Sulsel, serta Kapolres Pangkep AKBP Muhammad Husni Ramli yang mendapat penugasan di Bareskrim Polri.
Selain itu, terjadi pergantian pimpinan di sejumlah polres, antara lain Polres Pangkep, Soppeng, Enrekang, Bone, Sidrap, Parepare, Maros, Wajo, Gowa, Palopo, Bantaeng, Bulukumba, dan Toraja Utara.
Dalam mutasi tersebut, AKBP Andi Mayasari Patongai dipercaya menjabat Kapolres Bantaeng, sementara AKBP Devi Sujana yang sebelumnya menjabat Kasatreskrim Polrestabes Makassar diangkat menjadi Kapolres Maros.
Didik mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengatasnamakan pejabat lama maupun pejabat baru dan meminta sesuatu dengan mengatasnamakan mutasi jabatan.
Secara nasional, mutasi kali ini mencakup 1.121 perwira tinggi dan perwira menengah Polri yang mendapatkan rotasi, mutasi, maupun promosi jabatan.
Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Waspada! 4.144 Lembar Uang Palsu Ditemukan di Sulsel, Ini Cara Mengenalinya
-
Limbah PT KIMA Aman, Fakta Ini Mengejutkan Warga
-
Peternak Ayam Demo Besar-Besaran, Mentan Amran: Sebelum Demo Kami Sudah Teken SK Ini
-
Semangat Kemerdekaan, BRILink Agen Hadirkan Akses Keuangan dan Gerakkan Ekonomi di Pelosok Indonesia
-
Paramitha Hilang 2 Tahun Ternyata Dibunuh Sopir Travel dan Dibuat Jadi Tengkorak