- Mahasiswa Unhas berinisial WL diduga melakukan pelecehan seksual verbal dan menyebarkan hoaks terhadap calon mahasiswa baru pada Juni 2026.
- WL telah mengakui perbuatannya dalam klarifikasi di Fakultas Kehutanan dan menyatakan kesediaan untuk mengundurkan diri sebagai mahasiswa Unhas.
- Fakultas Kehutanan menggelar sidang etik dan merekomendasikan sanksi berat berupa pemecatan terhadap WL karena pelanggaran kode etik berat.
Sidang etik langsung dilaksanakan pada Selasa malam untuk membahas bentuk pelanggaran yang dilakukan serta menentukan jenis sanksi yang akan dijatuhkan kepada WL.
Terancam Dipecat
Mengacu pada Peraturan Rektor Nomor 17/UN4.1/2023, tindakan yang dilakukan WL masuk dalam kategori pelanggaran berat sebagaimana diatur dalam Pasal 33.
Untuk pelanggaran tersebut, mahasiswa dapat dikenai sanksi berat berupa pemberhentian dengan hormat atas permintaan sendiri atau pemberhentian tidak dengan hormat (pemecatan) sebagai mahasiswa sebagaimana diatur dalam Pasal 36.
Dekan Fakultas Kehutanan, Prof. A. Mujetahid M., menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran etika yang terjadi di lingkungan kampus.
Menurutnya, kasus ini berkaitan dengan isu kekerasan seksual dan telah menimbulkan keresahan di kalangan sivitas akademika maupun masyarakat.
"Untuk menjaga integritas kampus sebagai ruang yang aman serta bebas dari kekerasan dan pelecehan, kami menempatkan opsi sanksi berat dalam penanganan kasus ini," tegasnya.
Saat ini, opsi sanksi yang tengah dipersiapkan pihak fakultas adalah pemberhentian tidak dengan hormat atau pemecatan.
Proses administrasi sedang berjalan dan diharapkan dapat segera diselesaikan.
Baca Juga: Mahasiswa Makassar Sebut Program Makan Bergizi Gratis Ladang Korupsi
Sesuai mekanisme yang berlaku, Dekan Fakultas Kehutanan akan menyampaikan rekomendasi sanksi kepada Rektor Unhas untuk ditindaklanjuti melalui penerbitan surat keputusan resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan
-
Google Maps Rilis Citra Satelit Terbaru: Jalur Gaza Berubah Jadi Lautan Puing
-
Ferdy Sambo Akan Hadiri Pemakaman Ibunda di Sulawesi? Ini Penjelasan Keluarga
-
Laboratorium Temukan Bakteri Berbahaya di Potongan Buah Naga Menu MBG
-
Bupati Gowa Dicekal ke Luar Negeri