- Sebanyak 192 pelajar Sulawesi Selatan mengikuti seleksi Program Beasiswa Sekolah Penerbang kerja sama Pemprov Sulsel dan PPI.
- Peserta harus melewati rangkaian seleksi ketat mulai dari administrasi, tes akademik, psikotes, hingga tes bakat terbang.
- Hanya 20 peserta terbaik yang akan menerima beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan calon penerbang profesional di PPI.
SuaraSulsel.id - Sebanyak 192 pelajar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan resmi mengikuti seleksi awal Program Beasiswa Sekolah Penerbang Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang bekerja sama dengan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI).
Program bergengsi ini membuka jalan bagi generasi muda Sulsel untuk mewujudkan impian menjadi penerbang profesional.
Persaingan berlangsung ketat. Dari ratusan peserta yang mendaftar, hanya 20 orang terbaik yang akan mendapatkan kesempatan emas menempuh pendidikan penerbangan melalui beasiswa penuh yang disiapkan Pemprov Sulsel.
Program ini menjadi langkah strategis dalam mencetak calon-calon penerbang muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga siap menjadi bagian dari masa depan transportasi udara Indonesia.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Selatan, M. Ishaq Iskandar, mengatakan seluruh peserta harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang dirancang untuk menjaring talenta terbaik.
Seleksi dimulai dari pemeriksaan administrasi dan wawancara oleh panitia Pemprov Sulsel.
Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap Test Potensi Akademik (TPA), wawancara bersama PPI Curug dan panitia Pemprov, psikotes, serta tes kesamaptaan.
Tahap akhir meliputi tes kesehatan penerbangan (hatpen) dan tes bakat terbang (TBT).
Dari seluruh rangkaian tersebut, hanya 20 peserta terbaik yang akan diterima untuk menempuh pendidikan di Politeknik Penerbangan Indonesia melalui program beasiswa ini.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar
Menurut Ishaq, menjadi seorang pilot bukan hanya soal kecerdasan dan kemampuan fisik, tetapi juga tentang karakter, integritas, kedisiplinan, dan semangat pengabdian.
“Menjadi seorang pilot membutuhkan kondisi fisik yang baik dan kemampuan intelektual yang memadai. Namun yang tidak kalah penting adalah karakter dan semangat untuk menjaga serta mengabdi kepada bangsa dan daerah,” ujarnya, Selasa (23/6).
Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Menurutnya, program beasiswa pilot merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu memperkuat konektivitas dan pembangunan daerah.
Antusiasme peserta terlihat dari semangat dan mimpi besar yang mereka bawa. Bagi banyak pelajar, program ini menjadi peluang langka untuk menembus dunia penerbangan yang selama ini identik dengan biaya pendidikan yang tinggi.
Salah satunya Muh Revanza, siswa SMA Negeri 1 Palopo. Sejak kecil, ia telah bercita-cita menjadi pilot dan melihat program ini sebagai pintu menuju masa depan yang selama ini diimpikannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja
-
Libur Sekolah, PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen
-
Usulan Pembangunan Jembatan Barombong Makassar Ditolak Pusat, Ini Alasannya!
-
Pengakuan Mengejutkan Mantan Inspektur: Basri Kajang Sebut Dirinya Kekasih Bupati Gowa
-
192 Pelajar Terbaik Sulsel Berebut 20 Kursi Beasiswa Pilot, Siapa Bakal Terbang?