Ilustrasi: Bayi laki-laki ditemukan hidup di dalam kardus di Desa Demuk, Tulungagung. [beritajatim.com]
Baca 10 detik
- Manajemen RSUD Syekh Yusuf Gowa membantah tuduhan kelalaian atas kematian bayi Athar Ismail pada Minggu dini hari.
- Bayi berusia dua bulan tersebut masuk IGD dalam kondisi kritis akibat demam serta sesak napas berat.
- Pihak rumah sakit menyatakan telah menjalankan penanganan sesuai prosedur medis dan sistem rujukan terintegrasi yang berlaku.
"Kami tidak punya kewenangan (mempercepat), karena itu keweangan rumah sakit penerima. Kita tidak tahu faktor apa yang membuat lambat diterima. Ketika rumah sakit penerima meminta konfirmasi untuk dikirim, keadaan pasien sudah meninggal dunia," katanya.
Atas kejadian itu, pihak RSUD Syekh Yusuf tetap bersikukuh tidak ada kelalaian dalam kasus ini, dan menjalankan sesuai standar penanganan.
Sebab, semua sudah sesuai prosedur penanganan medis yang dilakukan tim medis di IGD.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Nusron Wahid Masih Bisa ke Luar Negeri, KPK Pertimbangkan Statusnya sebagai Menteri
-
Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat
-
Buruh Sulsel Tuntut UMP 2027 Naik 9,5 Persen
-
Jokowi Tunjukkan Ijazah Depan Wajah Roy Suryo
-
Harga Cabai Mulai Pedas Jelang Nataru! Warga Diimbau Simpan Cabai Beku di Freezer