- Komdis PSSI menjatuhkan sanksi denda total Rp380 juta kepada PSM Makassar akibat kericuhan laga melawan Persib Bandung.
- Pelanggaran suporter di Stadion Gelora BJ Habibie meliputi penyalaan flare, pelemparan botol, hingga invasi lapangan pertandingan.
- PSM Makassar dilarang menghadirkan penonton dalam dua laga kandang serta harus menutup tribun sepanjang musim kompetisi mendatang.
Atas pelanggaran tersebut, PSM dijatuhi sanksi tambahan berupa larangan menggelar pertandingan dengan kehadiran penonton selama dua laga kandang pada musim kompetisi 2026/2027.
Selain itu, Tribun Selatan Stadion Gelora BJ Habibie juga harus ditutup selama satu musim penuh pada kompetisi yang diikuti PSM musim depan.
Serangkaian hukuman tersebut menjadi pukulan telak bagi klub yang selama ini dikenal memiliki basis suporter fanatik dan selalu memenuhi stadion saat laga kandang.
Manajemen PSM Makassar dalam pernyataan resminya mengakui bahwa sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI memberikan kerugian yang sangat besar bagi klub, baik dari sisi finansial maupun administratif.
"Sanksi-sanksi atas pelanggaran disiplin tersebut memberikan dampak kerugian yang sangat besar, baik itu dalam bentuk denda materiil maupun sanksi administratif," tulis manajemen PSM, Rabu, 10 Juni 2026.
Manajemen juga mengajak seluruh elemen pendukung klub untuk menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi bersama agar tidak terulang di masa mendatang.
"Kejadian ini sudah seharusnya menjadi bahan refleksi untuk kita bersama untuk saling introspeksi diri dan berbenah menatap musim yang akan datang. Mari jadikan stadion tempat yang aman dan nyaman untuk siapa pun," lanjut pernyataan tersebut.
Kericuhan yang berujung sanksi berat itu bermula pada laga PSM kontra Persib Bandung yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu, 17 Mei 2026 lalu.
Dalam pertandingan tersebut, PSM harus mengakui keunggulan Persib dengan skor 1-2.
Baca Juga: Comeback! Darije Kalezic Selangkah Lagi Kembali Menukangi PSM Makassar
Persib lebih dulu unggul melalui Tom Haye pada menit ke-33 sebelum Yuran Fernandes menyamakan kedudukan untuk PSM pada menit ke-54.
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Persib justru mencetak gol kemenangan lewat Julio Cesar pada menit ke-90+5.
Kekalahan dramatis di menit-menit akhir itu memicu kekecewaan sebagian penonton. Beberapa saat setelah wasit Asker Nazhafaliev meniup peluit panjang, sejumlah suporter dilaporkan masuk ke lapangan.
Dalam tayangan siaran langsung, terlihat flare dan kembang api dinyalakan dari berbagai sudut stadion. Bahkan beberapa kembang api tampak mengarah ke area tempat pemain Persib berada.
Situasi yang semakin tidak terkendali membuat sejumlah pemain Persib berlari menuju ruang ganti untuk menghindari potensi gangguan keamanan.
Padahal laga tersebut juga dihadiri ratusan pendukung Persib, baik dari kelompok Bobotoh maupun Viking, yang datang langsung ke Parepare untuk mendukung tim kesayangannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8