Muhammad Yunus
Kamis, 04 Juni 2026 | 12:53 WIB
Delegasi Paskibraka Makassar saat bertemu Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Keluarga Cathlyn Yvaine Lesmana menerima keputusan BPIP yang tidak meloloskannya sebagai anggota Paskibraka nasional di Istana Merdeka.
  • Cathlyn kini diakomodasi sebagai anggota Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan menerima tawaran beasiswa pendidikan ke luar negeri.
  • Pihak berwenang menegaskan bahwa proses seleksi Paskibraka dilakukan secara transparan tanpa ada unsur diskriminasi SARA sedikit pun.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel Bustanul Arifin menekankan di sela RDP kemarin, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional dilaksanakan secara terbuka dan sesuai mekanisme serta tidak berkaitan dengan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

"Titipan pesan Pak Gubernur bahwa kami meyakinkan kegiatan ini substansinya adalah seleksi, bukan terkait dengan rasisme, suku, agama, dan lainnya. Poin-poin seleksi yang perlu kita kedepankan. Apa pun hasil rekomendasi nanti, akan kami tindak lanjuti sesuai peraturan pemerintahan," ujarnya.

Ketua Komisi A DPRD Sulsel Andi Muhammad Anwar Purnomo dalam RDP menyampaikan, pihaknya telah mengundang Ketua BPPI Pusat untuk hadir secara virtual, namun berhalangan.

Meski demikian, RDP ini dihadiri Kesbangpol Sulsel, panitia seleksi, DPPI, peserta seleksi, pendamping peserta, maupun pihak sekolah.

"Untuk rekomendasi masih kita rumuskan untuk diteruskan ke Pemprov Sulsel, serta akan diteruskan ke BPIP terkait permasalahan seleksi Paskibraka ini supaya ada evaluasi dan bisa jauh lebih baik lagi ke depan," katanya.

Load More