- Purna Paskibraka Indonesia Kota Makassar melaporkan dugaan kecurangan dalam seleksi calon Paskibraka Sulawesi Selatan tahun 2026 yang berlangsung tertutup.
- Panitia dituding melakukan proses penentuan akhir secara subjektif tanpa transparansi nilai kepribadian serta mengabaikan mekanisme pemeringkatan aplikasi resmi BPIP.
- Peserta unggulan seperti Cathlyn Yvaine Lesmana digantikan secara mendadak oleh kandidat lain tanpa alasan jelas dan dasar regulasi yang sah.
Kejanggalan berikutnya disebut terjadi pada hari terakhir seleksi di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel.
Seluruh pendamping resmi dari kabupaten/kota sempat diminta meninggalkan ruangan tanpa penjelasan rinci.
Padahal sebelumnya mereka telah diberikan akses resmi berupa id card panitia.
Situasi itu memicu kecurigaan karena pintu ruangan kemudian ditutup rapat dan dijaga ketat.
Pendamping dan supporter peserta mulai gaduh karena merasa ada proses yang dilakukan secara tertutup tanpa pengawasan.
4. Diduga Ada Pantukhir Tertutup di Luar Mekanisme
PPI Makassar menilai panitia melakukan proses pantukhir atau penentuan tahap akhir secara tertutup.
Padahal menurut mereka, berdasarkan SE BPIP Nomor 1 Tahun 2025, penentuan hasil akhir seharusnya dilakukan melalui pemeringkatan nilai dalam aplikasi Transparansi Paskibraka.
Namun dalam praktiknya, peserta disebut kembali diseleksi secara visual, mulai dari postur tubuh, tinggi badan, hingga kemampuan berbahasa daerah.
Baca Juga: Dugaan Diskriminasi Seleksi Paskibraka Nasional, Wali Kota Makassar: Jangan Rusak Mental Anak-Anak
PPI Makassar menilai metode tersebut tidak diatur dalam regulasi resmi.
5. Peserta Disebut Diseleksi Berdasarkan Penampilan Fisik
Dalam kronologi yang disampaikan, panitia disebut memanggil peserta satu per satu ke depan panggung untuk diperiksa secara visual.
Peserta kemudian ditanya tinggi dan berat badan sambil diamati posturnya.
Seleksi bahkan disebut berlanjut dengan pemeriksaan telapak kaki untuk melihat kondisi flat foot, meski peserta sebelumnya sudah dinyatakan lolos tes kesehatan.
"Seharusnya pemeriksaan fisik selesai di hari pertama," tulis PPI Makassar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8