Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan memperketat pengawasan di berbagai jalur distribusi ternak [SuaraSulsel.id/Barantin]
Baca 10 detik
- Karantina Sulawesi Selatan memperketat pengawasan lalu lintas hewan kurban di pelabuhan utama menjelang Iduladha 1447 Hijriah pada Mei 2026.
- Petugas memeriksa dokumen, kesehatan fisik, dan uji laboratorium ternak untuk mencegah penyebaran penyakit menular strategis selama masa pengiriman.
- Sulawesi Selatan menyalurkan ribuan ekor ternak ke wilayah Kalimantan guna memenuhi lonjakan kebutuhan hewan kurban tahun 2026 ini.
Tingginya angka distribusi tersebut menegaskan posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu daerah pemasok utama ternak kurban untuk wilayah Kalimantan menjelang Iduladha.
Untuk memastikan proses distribusi berjalan aman, Karantina Sulsel juga menggandeng sejumlah instansi terkait, mulai dari KSOP Parepare, Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara, hingga TNI AL dalam pengawasan proses pemuatan dan keberangkatan ternak di pelabuhan.
Sinergi tersebut dilakukan guna memastikan seluruh pengiriman hewan ternak tetap mematuhi aturan karantina dan prinsip biosekuriti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja