- Akun Instagram DPPI Kota Makassar merespons polemik pergantian peserta seleksi Paskibraka tingkat pusat di Sulawesi Selatan.
- Cathlyn Yvaeni Lesmana digantikan Keisha Ratu Utami meskipun sempat mencatat nilai tes akademik yang sangat tinggi.
- Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul, membantah adanya diskriminasi dan menyatakan proses seleksi dilakukan secara objektif oleh tim pusat.
Menanggapi polemik yang berkembang, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Selatan, Bustanul menegaskan seluruh proses seleksi berjalan sesuai ketentuan.
Ia membantah adanya titipan maupun diskriminasi dalam penentuan peserta.
"Dari awal kami pastikan pelaksanaan seleksi utusan kabupaten/kota ke provinsi berjalan objektif dan transparan. Tidak ada titipan, apalagi diskriminasi rasial," ujarnya, Senin, 25 Mei 2026.
Menurut Bustanul, penentuan peserta yang mewakili Sulsel ke tingkat nasional bukan hanya berdasarkan nilai PWK dan TIU.
Seleksi juga mempertimbangkan sejumlah aspek lain, seperti kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), keterampilan, hingga kepribadian peserta.
Ia menjelaskan, proses penilaian dilakukan langsung oleh tim seleksi pusat yang terdiri atas unsur Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), DPPI Pusat, TNI, Polri, hingga Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres).
Bustanul juga menyinggung isu etnis yang belakangan ikut dikaitkan dalam polemik tersebut. Menurut dia, persoalan itu seharusnya tidak diarahkan pada latar belakang suku maupun etnis peserta.
"Yang agak lucu kenapa yang dipersoalkan adalah utusan kota Makassar yang kebetulan etnis Tionghoa. Padahal Kota Makassar mengirim tiga utusan putri, dan dari hasil seleksi utusan putri dari Makassar, utusan yang lain lebih tinggi (nilainya) dari utusan dimaksud (Cathlyn), harusnya yg lebih tinggi nilainya itu yg diperjuangkan" ucapnya.
Ia pun membantah menganulir atau mengganti secara sepihak peserta tersebut.
Baca Juga: Hadiah Beasiswa dan Liburan ke Bali untuk Paskibraka Makassar
"Tidak ada menganulir sepihak atau penggantian. Logikanya kalau ada anggapan menganulir pengumuman atau ada penggantian, harusnya ada pengumuman awal dan diganti dengan pengumuman baru. Tunjukkan ke saya mana pengumuman yang dianulir atau diganti tersebut," tambahnya.
Meski batal berangkat ke tingkat pusat, Cathlyn disebut tetap akan bertugas sebagai anggota Paskibraka di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
"Iya, akan bertugas di tingkat Provinsi," ucap Bustanul.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Pemprov Sulsel Genjot Program MYP untuk Perbaikan Jalan Strategis
-
Dugaan Rasisme dan Diskriminasi Seleksi Paskibraka, Begini Respons Pemprov Sulsel
-
Dikira Punah, Spesies Paling Langka Hiu Gangga Ternyata Bersarang di Perairan Indonesia
-
Sampai di Puncak, Pendaki Gunung Tewas Disambar Petir
-
Bupati Gowa Digoyang Hak Angket Dugaan Perselingkuhan, Bisakah Berujung Pemakzulan?