Muhammad Yunus
Senin, 04 Mei 2026 | 09:50 WIB
Ilustrasi siswa putus sekolah [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Program Gerakan Kembali Bersekolah berhasil mengembalikan 550 anak tidak sekolah di Sulawesi Barat ke bangku pendidikan formal.
  • Kegiatan berlangsung dari Februari hingga April 2026 melibatkan 407 petugas verifikasi data di enam kabupaten di Sulawesi Barat.
  • Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberikan bantuan beasiswa serta perlengkapan sekolah guna mendukung keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak tersebut.

Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Sulbar menyiapkan sejumlah bantuan, termasuk pembiayaan pendidikan dan perlengkapan sekolah.

Upaya itu tambahnya, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mencegah anak kembali bekerja di usia dini.

"Kita siapkan biaya pendidikan dan perlengkapan, agar mereka tidak terbebani kondisi ekonomi orang tua dan tidak lagi menjadi tenaga kerja,” tegasnya.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional tingkat Provinsi Sulbar itu, turut dihadiri Widya Prada Ahli Utama Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Haris Iskandar, mewakili Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, serta Pendidikan Non-formal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pada kegiatan itu, Gubernur Sulbar menganugerahkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada tiga aparatur sipil negara (ASN) atas dedikasi mereka di bidang pendidikan.

Load More