Muhammad Yunus
Jum'at, 17 April 2026 | 16:57 WIB
Update progres pelaksanaan program Multiyears Project (MYP) di sektor infrastruktur jalan di Makassar - Gowa [SuaraSulsel.id/Humas Pemprov Sulsel]
Baca 10 detik
  • Gubernur Sulawesi Selatan melaporkan progres proyek infrastruktur jalan tahun 2025-2027 di Makassar, Gowa, dan Takalar hingga April 2026.
  • Pengerjaan Paket 2 mencakup sepuluh ruas jalan strategis dengan anggaran sebesar Rp274 miliar untuk meningkatkan konektivitas antar-wilayah.
  • Progres pembangunan dua ruas jalan utama telah mencapai angka signifikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kelancaran mobilitas masyarakat.

SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membeberkan update progres pelaksanaan program Multiyears Project (MYP) di sektor infrastruktur jalan hingga Jumat (17/4/2026).

Program strategis provinsi untuk tahun 2025-2027 ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan konektivitas antar-wilayah di Sulawesi Selatan.

Andi Sudirman menjelaskan saat ini penanganan pengaspalan jalan khususnya yang masuk dalam Paket 2 MYP di Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Takalar, sudah menunjukkan progres peningkatan.

Ruas jalan tersebut yang tengah dikerjakan menunjukkan progres yang terus berjalan. Di antaranya ruas jalan Batas Kota Makassar - Bontoramba Takalar sepanjang 19,62 kilometer dengan capaian progres 24,81 persen.

Selain itu, ruas jalan Panciro Gowa - Batas Kota Makassar sepanjang 4,18 kilometer juga mencatat progres 26,96 persen, yang diharapkan dapat segera memberikan dampak terhadap kelancaran mobilitas masyarakat.

“Alhamdulillah saat ini progresnya sudah ada peningkatan. Total anggaran untuk Paket 2 ini mencapai Rp274 miliar, mencakup penanganan pada 10 ruas jalan strategis,” ujar Andi Sudirman.

Andi Sudirman menegaskan pembangunan infrastruktur jalan ini menjadi prioritas karena memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, distribusi barang, serta aksesibilitas masyarakat.

Menurutnya, program MYP dirancang untuk memastikan pembangunan berjalan lebih terencana dan berkelanjutan, sehingga hasilnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

Meski demikian, ia mengakui bahwa proses pengerjaan membutuhkan waktu dan tahapan yang harus dilalui secara cermat agar kualitas pembangunan tetap terjaga.

Baca Juga: Masuk Kategori Cukup Bebas, Sulsel Jadi Sorotan dalam Rakor Kemerdekaan Pers di Makassar

“Kami berharap masyarakat dapat bersabar. InsyaAllah pekerjaan ini akan segera rampung dan manfaatnya bisa dirasakan bersama,” tutupnya.

Load More