- Wakil Gubernur Sulsel menghadiri peningkatan kapasitas perempuan di Parepare pada 12 April 2026 untuk mendukung kemandirian ekonomi pelaku UMKM.
- Pemerintah memberikan bantuan alat produksi kepada UMKM perempuan guna memperkuat ketahanan ekonomi dan meningkatkan daya saing usaha daerah.
- Kegiatan tersebut juga membahas upaya penanganan stunting, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor bagi perempuan.
Di sisi lain, isu kesehatan turut menjadi perhatian, khususnya terkait angka stunting di Kota Parepare.
Berdasarkan data (SSGI 2024) yang tersedia, angka stunting Parepare berada di kisaran 26 persen, berada di atas rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 23,3 persen.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong percepatan penurunan stunting melalui intervensi terpadu di tingkat daerah.
Ia meminta agar dilakukan validasi data secara menyeluruh serta penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam penanganan stunting.
“Saya minta Dinas Kesehatan dan seluruh jajaran puskesmas untuk mengecek kembali dan memvalidasi data secara faktual di lapangan,” ujarnya.
Fatmawati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan perempuan dan anak, termasuk pencegahan kekerasan serta penanganan angka putus sekolah.
“Saya mengajak seluruh pihak untuk bergandengan tangan mengatasi berbagai persoalan perempuan dan anak, baik kekerasan maupun tantangan sosial lainnya,” katanya.
Sementara itu, sambutan Wali Kota Parepare yang dibacakan Sekretaris Daerah Amarun Agung Hamka menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur bersama jajaran Kaukus Perempuan Parlemen.
“Kehadiran Ibu Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dan seluruh rombongan hari ini merupakan energi besar, bukan hanya bagi kegiatan ini, tetapi juga bagi semangat pemberdayaan perempuan secara keseluruhan,” katanya.
Baca Juga: Haru di PPSLU Mappakasunggu: Saat Fatmawati Rusdi Beri Semangat untuk Para Lansia
Ia menegaskan bahwa penguatan perempuan akan berdampak luas terhadap pembangunan daerah.
“Kita semua memahami bahwa ketika perempuan diperkuat kapasitasnya, maka yang menguat bukan hanya dirinya, tetapi keluarga, masyarakat, bahkan masa depan daerah,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Tak Diberi Uang Judi, Suami di Makassar Nekat Parangi Istri dan Habisi Nyawa Sepupu
-
Inklusi Keuangan Melesat, Holding UMi Dorong Literasi dan Akses Investasi Masyarakat
-
8 Fakta Kondisi Sampah di Kota Makassar Perlu Diketahui Warga
-
Siapa Li Jiamei? WNA China Berkedok WNI Nyaris Lolos Buat Paspor RI di Makassar
-
Viral Perwira Polda Sulsel Asyik 'Party' di THM, Tenggak Miras dan Joget Bersama Wanita