- APPMBGI Sulawesi Selatan mengadakan rapat perdana di Hotel Aryaduta Makassar untuk memperkuat ekosistem Program Makan Bergizi Gratis.
- Ketua APPMBGI Sulsel, Sri Asri Wulandari, memimpin konsolidasi para pengusaha dan pengelola dapur guna memastikan keberhasilan program nasional tersebut.
- Organisasi ini bertujuan membangun kolaborasi strategis antara pemerintah dan pelaku usaha lokal demi mewujudkan generasi Indonesia berkualitas.
SuaraSulsel.id - Langkah awal penguatan ekosistem Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan resmi dimulai.
Melalui rapat perdana pembentukan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Aryaduta Makassar.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua APPMBGI Sulsel, Sri Asri Wulandari, yang menegaskan pentingnya konsolidasi sejak awal.
Guna memastikan organisasi mampu berperan strategis dalam mendukung program nasional peningkatan gizi masyarakat.
Sebagai organisasi nasional, APPMBGI berada di bawah kepemimpinan Ketua Umum Abdul Rivai Ras, yang secara aktif mendorong pembentukan dan penguatan kepengurusan di berbagai daerah.
Sebagai bagian dari strategi mengawal implementasi Program Makan Bergizi Gratis secara terstruktur, profesional, dan berkelanjutan.
Rapat perdana ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh pengusaha dan pengelola dapur MBG di Sulawesi Selatan.
Antara lain Sugianto Wahid, Agus Suyono, Sakka Pati, Ida Putriani H. Fikri, Raffi Nur Rahman, Ida Hakim, Fadlan, Majdah, serta A. Tenripada.
Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan komitmen lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program MBG di Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Pelibatan Masyarakat Kunci Jaminan Pasokan Bahan Baku MBG
Dalam arahannya, Sri Wulandari menekankan bahwa APPMBGI Sulsel harus menjadi wadah kolaborasi yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu menghadirkan solusi konkret dalam implementasi program di lapangan.
“APPMBGI Sulsel harus menjadi ruang kolaborasi yang produktif, bukan hanya menghimpun anggota, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi pelaksanaan program makan bergizi gratis di daerah,” ujarnya.
Rapat ini juga menjadi momentum awal untuk menyusun arah kebijakan organisasi, termasuk penguatan keanggotaan, pembagian peran strategis, serta pengembangan jejaring kemitraan dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha lokal.
Keanggotaan APPMBGI mencakup pelaku usaha rantai pasok, investor, serta pengelola dapur yang melibatkan UMKM, koperasi, yayasan, hingga korporasi.
Dengan struktur ini, APPMBGI diharapkan mampu menciptakan ekosistem pangan yang inklusif, profesional, dan berkelanjutan.
Dengan terbentuknya kepengurusan awal di Sulawesi Selatan, APPMBGI diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam peningkatan kualitas layanan dapur MBG.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Wagub Sulsel Dorong Perempuan Parepare Jadi Motor UMKM dan Ketahanan Keluarga
-
Haru di PPSLU Mappakasunggu: Saat Fatmawati Rusdi Beri Semangat untuk Para Lansia
-
Sinergi Pengusaha dan Pengelola Dapur, APPMBGI Sulsel Siap Dukung Program Nasional
-
Komitmen Digital BRI Berbuah Sertifikasi ISO/IEC 25000, Jamin Sistem Lebih Andal
-
Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan HKG PKK Nasional 2026