- Seorang petani bernama Suardi tewas ditikam pria berinisial MM di Desa Gona, Bone, pada 5 April 2026 dini hari.
- Pelaku melakukan aksi kekerasan tersebut karena menyimpan dendam pribadi atas dugaan perselingkuhan korban dengan istrinya di masa lalu.
- Polres Bone telah menangkap tersangka MM yang kini terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara sesuai pasal pembunuhan KUHP.
SuaraSulsel.id - Seorang petani bernama Suardi (38), warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tewas setelah ditikam oleh pria berinisial MM (26).
Peristiwa terjadi pada Minggu 5 April 2026 dini hari. Motif pembunuhan diduga dipicu oleh dendam lama terkait persoalan pribadi.
Kejadian berlangsung di Dusun Kading, Desa Gona, Kecamatan Kajuara, sekitar pukul 01.30 Wita. Saat itu, korban baru saja menghadiri acara akikah yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan mengatakan peristiwa bermula ketika korban hendak buang air kecil di area semak-semak di sekitar lokasi acara.
Di tempat tersebut, korban berpapasan dengan pelaku yang diketahui telah lama menyimpan rasa sakit hati.
"Pelaku ini memang sudah lama menyimpan dendam terhadap korban," ujar Alvin, Senin, 6 April 2026.
Ia mengungkap, pertemuan tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan. Pelaku terlebih dahulu memukul korban menggunakan tangan kosong.
Tidak lama kemudian pelaku mengeluarkan senjata tajam berupa badik dan langsung menikam korban.
"Pelaku memukul korban, kemudian mengeluarkan badik dan menikam satu kali di bagian dada kiri," jelasnya.
Akibat tikaman tersebut, korban langsung terjatuh di lokasi kejadian. Warga yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Kajuara.
Namun, sayangnya nyawa korban tidak tertolong. Petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia akibat luka tusuk di bagian dada.
"Korban meninggal dunia. Lukanya di bagian dada kiri akibat senjata tajam," kata Alvin.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi mengungkap bahwa motif penikaman diduga kuat dipicu oleh rasa sakit hati pelaku.
MM diketahui menyimpan dendam karena istrinya diduga pernah memiliki hubungan spesial dengan korban di masa lalu. Karena tak terima, ia nekat menghabisi nyawa korban.
"Motifnya karena dendam. Pelaku mengaku sakit hati karena korban diduga pernah berselingkuh dengan istrinya," ungkapnya.
Berita Terkait
-
RI Jadi Produsen Kelapa Terbesar Kedua, Tapi Petani Masih Terjebak Masalah Klasik
-
Cekcok soal Pekerja Refleksi Berujung Perkelahian, Pria 56 Tahun Tewas
-
Di Luar Ada Zombie, di Dalam Ada Pembunuh! Review Novel Murder at Shijinso
-
Petani di Tengah Perubahan Iklim: Mengapa Kemitraan Inklusif Menjadi Penting?
-
Harga Gabah Bikin Petani Kaya, Tapi Pengusaha Penggilingan Padi Melarat
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring
-
Keluarga Korban Geng Motor di Makassar Murka, Sebut Pernyataan Polrestabes 'Piti Kana-kanai'
-
Gubernur Sulsel Singgung Kualitas Udara Makassar, Diprediksi Makin Buruk
-
Skakmat Peramal 'Indonesia Kolaps', Prabowo: Saya Lihat Langsung Masa Depan Indonesia Cerah
-
Kronologi 'COD' Geng Motor Warmen 27 Vs Tabe 22 di Makassar, 1 Tewas