- Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis pukul 06.48 Wita.
- Dua warga Manado menjadi korban akibat peristiwa tersebut, yakni satu orang meninggal dunia dan satu orang patah kaki.
- BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk tujuh daerah di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pascagempa bumi tersebut.
SuaraSulsel.id - Juru Bicara Basarnas Sulawesi Utara Nuriadin Gumeleng mengatakan gempa tektonik yang terasa hingga Sulawesi Utara menyebabkan dua korban di Manado.
"Satu korban meninggal tertimpa reruntuhan sudah dibawa ke rumah sakit, yang satunya patah kaki karena loncat dari toko," kata dia di Manado, Kamis (2/4).
Pihaknya hingga saat ini masih terus mencari informasi terkait dengan kemungkinan masih ada warga yang menjadi korban dalam gempa tersebut.
Gempa bumi magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis, pukul 06.48 Wita, sangat terasa di Kota Manado.
BMKG telah melakukan pemutakhiran data dengan adanya peringatan dini tsunami di perairan Sulut dan Maluku Utara.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Muhammad Zulkifli mengatakan tujuh daerah di Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Utara berpotensi siaga tsunami.
Gempa bumi magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis, pukul 06.48 Wita, sangat terasa di Kota Manado.
Guncangan gempa sekitar 1 menit lebih itu, sejumlah warga langsung keluar rumah untuk menghindari dampak buruk.
"Gempa ini kuat sekali, bahkan bunyi kuat dari beberapa perabotan rumah tangga kami," kata Deysi, salah itu ibu rumah tangga di Kelurahan Malalayang, Kota Manado.
Baca Juga: Gedung KONI Manado Rusak, BMKG: Gempa Akibat Deformasi Kerak Bumi
Fanli, salah satu pengemudi daring, juga mengaku menghentikan aktivitas sementara untuk menghindari dampak gempa itu, seperti robohnya pohon atau tiang listrik.
"Saya lagi mengendarai mobil, tapi terasa juga gempa itu. Saya harus berhentikan dulu karena banyak tiang listrik yang bergerak-gerak," ujarnya.
BMKG telah melakukan pemutakhiran data dengan adanya peringatan dini tsunami di perairan Sulut dan Maluku Utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
Terkini
-
Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan
-
KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA
-
Penampakan Mencekam Bendungan Bili-bili, 180 Ribu Pelanggan PDAM Terancam Krisis Air
-
Jukir Tikam Ojol Karena Cekcok Parkir Rp10 Ribu Ditangkap
-
Tancap Gas! Gubernur Sulsel Minta Tribun Selatan Stadion Sudiang Tetap Digeber