- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengimbau warga tidak menyalakan petasan saat akhir Ramadan hingga takbiran.
- Imbauan ini disampaikan saat Safari Ramadan di Masjid Darussalam pada Selasa malam, 3 Maret 2026.
- Wali Kota juga meminta antisipasi peningkatan volume sampah serta bahaya konvoi berbahaya di jalan raya.
SuaraSulsel.id - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengimbau masyarakat untuk tidak membunyikan petasan atau mercon, khususnya pada malam-malam terakhir Ramadan hingga malam takbiran.
Imbauan itu disampaikan saat Munafri melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah dalam rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar di Masjid Darussalam, Jalan Nusantara, Makassar, Selasa (3/3/2026) malam.
Munafri menegaskan pentingnya menjaga kekhusyukan ibadah di penghujung Ramadan sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Ini perlu saya sampaikan dan ingatkan agar kita fokus ibadah di malam terakhir Ramadan, demi menjaga kekhusyukan ibadah serta keamanan dan ketertiban bersama,” ujarnya.
Ia menyoroti fenomena euforia pada 10 hari terakhir Ramadan yang kerap diisi sebagian kelompok anak muda dengan bermain petasan atau mercon.
Menurutnya, momentum tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk memaksimalkan ibadah.
“Sering kali momen ini dijadikan euforia oleh kelompok anak muda untuk main petasan atau mercon. Ini tugas kita bersama mengatasi,” tegasnya.
Selain itu, Munafri juga menyinggung maraknya perang kelompok dan permainan tembak-tembakan menggunakan senjata mainan yang dilakukan sambil berkonvoi di jalan raya. Ia menilai aktivitas tersebut sangat berbahaya.
Menurutnya, permainan masih dapat ditoleransi jika dilakukan di lokasi khusus dengan standar keamanan jelas.
Baca Juga: Lebaran 2026 Makin Dekat! Wali Kota Makassar Minta Siskamling Diaktifkan
Namun jika berlangsung di jalan raya secara bergerombol, risikonya sangat tinggi bagi pelaku maupun pengguna jalan lain.
“Jangan jadikan jalan raya tempat bereksperimen. Ini bukan hanya membahayakan diri sendiri, tapi sangat membahayakan orang lain,” katanya.
Munafri meminta tokoh masyarakat, RT/RW, serta orang tua turut berperan aktif meredam aktivitas tersebut di lingkungan masing-masing.
Antisipasi Lonjakan Sampah
Pada kesempatan yang sama, Munafri juga menekankan pentingnya pengelolaan kebersihan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ia mengingatkan camat, lurah, hingga ketua RT/RW untuk mengantisipasi potensi lonjakan volume sampah di akhir Ramadan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8