- Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, akan menindak tegas remaja yang bermain tembak-tembakan senjata mainan di jalan raya karena keresahan warga.
- Polisi sebelumnya telah melakukan pembinaan persuasif, namun aksi permainan berbahaya tersebut masih terus berlanjut di ruang publik.
- Tindakan tegas penegakan hukum akan dilakukan jika permainan ini menimbulkan kecelakaan, korban luka, atau potensi konflik kelompok.
Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kelompok remaja menembakkan peluru plastik ke arah sesama teman, bahkan nekat melawan arus lalu lintas.
Tak hanya itu, sebagian dari mereka juga terlihat melakukan balap-balapan di sela permainan tersebut. Aksi ini dinilai membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Bahkan, sebuah video lain memperlihatkan ratusan orang berbondong-bondong mendatangi salah satu toko mainan di Makassar. Untuk membeli senjata mainan jenis tertentu yang disebut-sebut sedang tren.
Mereka terlihat berebut hingga membuat suasana toko menjadi ricuh.
Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat yang berharap aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas sebelum jatuh korban.
Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran bahwa permainan tersebut bukan lagi sekadar hiburan.
Melainkan sudah mengarah pada tindakan yang mengganggu ketertiban umum.
Menanggapi hal itu, Polrestabes Makassar memastikan patroli rutin terus dilakukan untuk membubarkan kelompok remaja yang kedapatan melakukan perang-perangan di jalan.
Polisi juga akan meningkatkan pengawasan di titik-titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul.
Baca Juga: Cap Go Meh dan Ramadan di Makassar Jadi Simbol Toleransi
Arya menegaskan, pendekatan humanis tetap menjadi prioritas, namun penegakan hukum akan ditempuh jika diperlukan.
Ia berharap kesadaran bersama dapat mencegah terjadinya insiden yang lebih serius.
"Kami ingin semua pihak memahami bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai hanya karena permainan, justru menimbulkan korban," tegasnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes
-
SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai
-
JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!
-
Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan
-
Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan