- Telkomsel akan menerapkan registrasi pelanggan seluler baru berbasis biometrik pengenalan wajah mulai 19 Februari 2026.
- Registrasi baru mengharuskan WNI memverifikasi NIK melalui pemindaian wajah, selaras Permen Kominfo Nomor 7 Tahun 2026.
- Pelanggan dapat registrasi di GraPARI atau mandiri secara daring; kartu perdana harus beredar dalam kondisi tidak aktif.
SuaraSulsel.id - Mulai 19 Februari 2026, Telkomsel resmi menerapkan registrasi pelanggan berbasis biometrik pengenalan wajah (face recognition/FR) untuk nomor seluler baru.
Kebijakan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program SEMANTIK (Senyum Nyaman dengan Biometrik) yang digagas Kementerian Komunikasi dan Digital.
Langkah ini mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026, dengan tujuan memperkuat validitas identitas pelanggan sekaligus menekan risiko penipuan digital seperti scam dan phishing.
VP Customer Care Management Telkomsel, Filin Yulia, mengatakan registrasi biometrik dirancang agar setiap nomor benar-benar terhubung dengan identitas yang sah.
“Melalui registrasi biometrik, kita semua bisa ambil peran memastikan setiap nomor terhubung dengan identitas yang benar, sehingga pelanggan lebih tenang saat berkomunikasi dan bertransaksi digital,” ujarnya.
Apa yang Berubah?
Untuk pelanggan WNI, registrasi kini menggunakan NIK yang diverifikasi melalui pemindaian wajah.
Sementara bagi pelanggan di bawah 17 tahun dan belum menikah, registrasi dilakukan menggunakan NIK anak serta NIK dan verifikasi wajah kepala keluarga sesuai Kartu Keluarga.
Kartu perdana juga wajib beredar dalam kondisi tidak aktif. Aktivasi baru bisa dilakukan setelah data tervalidasi atau terverifikasi.
Baca Juga: Respons Warga Makassar soal Registrasi Kartu SIM Wajib Verifikasi Wajah di 2026
Pemerintah tetap membatasi kepemilikan maksimal tiga nomor prabayar per identitas per operator, kecuali untuk kebutuhan tertentu.
Pelanggan yang sudah registrasi biometrik juga bisa mengecek seluruh nomor yang terdaftar atas NIK mereka dan meminta pemblokiran jika ada nomor tak dikenal.
Cara Registrasi
Registrasi bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, datang langsung ke GraPARI terdekat hanya dengan membawa KTP.
Petugas akan membantu seluruh proses, termasuk bagi pelanggan tanpa smartphone.
Kedua, registrasi mandiri melalui laman tsel.id/registrasibiometrik. Pelanggan cukup memasukkan NIK dan melakukan swafoto untuk verifikasi wajah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Jadwal Puasa Arafah 2026: Jangan Lewatkan Waktu Mustajab Berdoa, Dosa 2 Tahun Dihapus
-
Tinjau Proyek Rp430 Miliar di Hertasning, Gubernur Sulsel Pastikan Banjir Teratasi
-
Alami Cedera Kaki dan Asma, Dua Pendaki di Gunung Bulubaria Dievakuasi Malam Hari
-
Ratusan Personil Turun Tertibkan Pasar Tumpah yang Sudah Beroperasi 20 Tahun di Makassar
-
Razia WNA, Aparat Gabungan Sangihe Kepung Area Tambang Bowone