- Berbuka puasa menyegerakan kebaikan dan merupakan bentuk ketaatan religius sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
- Secara medis, berbuka penting untuk rehidrasi dan mengembalikan stabilitas metabolisme akibat penurunan glukosa darah.
- Momen berbuka bersama mempererat silaturahmi, menumbuhkan empati, serta menjadi waktu mustajab untuk memanjatkan doa.
SuaraSulsel.id - Berbuka puasa bukan sekadar ritual pelepas dahaga, melainkan momen paling krusial dalam ibadah Ramadan, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan.
Secara religius, menyegerakan berbuka adalah sunah yang sangat ditekankan.
Rasulullah SAW menyebutkan bahwa kebaikan akan terus menyertai umat yang tidak menunda-nunda waktu berbuka saat azan Magrib berkumandang.
Ini adalah bentuk ketaatan sekaligus syukur atas kekuatan yang diberikan Allah SWT untuk menyelesaikan kewajiban seharian penuh.
Dari kacamata medis, berbuka puasa berfungsi sebagai fase rehidrasi dan pengisian energi.
Setelah lebih dari 12 jam tanpa asupan, kadar glukosa dalam darah menurun drastis, yang sering kali menyebabkan lemas dan kurang konsentrasi.
Mengonsumsi air dan makanan manis alami, seperti kurma, membantu mengembalikan stabilitas metabolisme tubuh secara cepat namun tetap terkontrol.
Selain itu, momen ini memiliki dimensi sosial yang luar biasa.
Berbuka puasa bersama keluarga atau kerabat mempererat tali silaturahmi dan menghidupkan rasa kebersamaan.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Kota Makassar 1 Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Di sanalah nilai empati tumbuh; kita merasakan nikmatnya seteguk air yang mungkin sering kita abaikan di hari biasa.
Ringkasnya, berbuka puasa adalah:
-Waktu Mustajab: Saat doa-doa dipanjatkan dengan penuh harap.
-Pemulihan Fisik: Mengembalikan kebugaran untuk ibadah malam (Tarawih).
-Pelajaran Syukur: Menghargai setiap rezeki yang ada di depan mata.
Menjalankan buka puasa dengan benar—tidak berlebihan dan tepat waktu—akan memastikan ibadah Ramadan kita tetap berkualitas hingga akhir bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Kolaka Wajibkan ASN Bersepeda Tiap Hari Kamis
-
DPO 3 Tahun, Mantan Camat Tersangka Kekerasan Seksual Diserahkan ke Jaksa
-
Survei APJII Segini Jumlah Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026
-
Pernah Gugat KFC Rp4 Miliar, Kini Om Botak Dicari Polisi Kasus Ambulans Desa
-
Tak Perlu ke Pengadilan, Warga Makassar Kini Bisa Sidang di Kantor Dukcapil