Ilustrasi: Warga antri reaktivasi PBI KJ di MPP Kota Yogyakarta. [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
- Sebanyak 50.181 peserta PBIJK di wilayah kerja KCU Manado dinonaktifkan efektif mulai 1 Februari 2026.
- Peserta yang dinonaktifkan dapat mengaktifkan kembali jika terverifikasi miskin atau dalam kondisi darurat medis.
- Pengaktifan ulang dilakukan melalui Dinas Sosial setempat dengan membawa surat keterangan kebutuhan layanan kesehatan.
3. Data Wilayah yang Terdampak
Penonaktifan ini tersebar di beberapa titik wilayah kerja KCU Manado. Berikut rinciannya:
-Kota Bitung: 16.831 peserta
-Kota Manado: 13.854 peserta
-Kabupaten Minahasa Utara: 8.601 peserta
-Kabupaten Kepulauan Talaud: 4.601 peserta
-Kabupaten Kepulauan Sangihe: 3.975 peserta
-Kabupaten Kepulauan Sitaro: 2.318 peserta
Catatan Penting: Segera cek status kepesertaanmu melalui aplikasi Mobile JKN atau layanan Pandawa untuk memastikan kamu tetap terproteksi layanan kesehatan.
Baca Juga: 290 Ribu BPJS PBI Warga Sulsel Dinonaktifkan, Bagaimana Nasib Warga Miskin?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dihukum Bayar Denda 1 Ekor Babi dan 5 Ayam
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
50 Ribu Peserta PBIJK Manado Dinonaktifkan, Ini Cara Aktifkan Kembali
-
Proyek Miliaran di Luwu Timur Diduga Tak Pernah Dibahas DPRD
-
Proyek Bibit Nanas Rp60 Miliar di Sulsel Gagal Panen, Dugaan Markup Gila-gilaan!