- Tim DVI Polda Sulsel berhasil mengidentifikasi pramugari Florencia Lolita Wibisono dari kecelakaan pesawat di Gunung Bulusaraung.
- Identifikasi korban kedua dilakukan Rabu, 21 Januari 2026, menggunakan metode pencocokan data post mortem dan ante mortem.
- Proses evakuasi korban kedua terkendala medan dan cuaca, sementara pencarian korban lain terus berlangsung oleh 1.200 personel.
Setelah proses identifikasi dinyatakan lengkap dan sah, jenazah Florencia Lolita selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, proses identifikasi terhadap korban pertama kecelakaan pesawat ATR 42-500 masih terus dilakukan oleh tim DVI Polda Sulsel.
Jenazah korban pertama berhasil dievakuasi pada Rabu, 21 Januari 2026, menggunakan helikopter Basarnas.
Evakuasi korban pertama dilakukan melalui jalur udara setelah tim SAR gabungan menghadapi medan ekstrem dan keterbatasan akses darat di lokasi kejadian.
Korban tersebut sebelumnya ditemukan pada Minggu, 18 Januari 2026, namun baru dapat dievakuasi beberapa hari kemudian karena cuaca yang tidak mendukung.
Hingga kini, proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh 1.200 tim SAR gabungan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar selaku On Scene Coordinator (OSC), Andi Sultan mengatakan sebanyak 37 personel SAR gabungan yang terlibat dalam evakuasi korban pertama tetap bersiaga di lokasi kejadian.
Tim SAR juga terus melakukan penyisiran di sejumlah titik yang telah dipetakan berdasarkan temuan puing-puing pesawat.
Pembagian tugas pencarian dilakukan melalui beberapa Search and Rescue Unit (SRU).
Baca Juga: Korban Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi Menggunakan Helikopter
SRU 1 dengan kekuatan 50 personel melanjutkan pencarian di sekitar lokasi penemuan korban pertama di kawasan Lampeso.
SRU 2 dengan 28 personel menyisir area ditemukannya bagian ekor pesawat.
SRU 3 bergerak dari posko menuju puncak dengan membawa peralatan vertical rescue dan melibatkan 75 personel.
Sementara SRU 4 menyisir area air terjun patahan 4 dan 5, lokasi ditemukannya bagian mesin pesawat, dengan kekuatan 40 personel.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Program MYP Irigasi Pemprov Sulsel Topang Swasembada Pangan
-
Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'
-
Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 dari Kemenpora, Tegaskan Dukungan untuk Olahraga
-
Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang