- Ponsel kopilot ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung menunjukkan 13.647 langkah yang ternyata data lama dari Yogyakarta.
- Kepala Basarnas mengklarifikasi bahwa data langkah tersebut baru tersinkronisasi saat ponsel diaktifkan kembali oleh tim SAR.
- Keluarga korban telah memahami bahwa data pergerakan tersebut adalah notifikasi data lama, bukan pergerakan pasca-kecelakaan.
4. Tanggapan Pihak Keluarga
Pihak Basarnas telah mengomunikasikan temuan teknis ini kepada pihak keluarga Farhan.
Keluarga dilaporkan telah memahami bahwa data tersebut merupakan broadcast data lama dan bukan indikasi pergerakan aktif korban di Gunung Bulusaraung saat ini.
KESIMPULAN:
Klaim bahwa smartwatch kopilot Farhan mencatat belasan ribu langkah setelah kecelakaan adalah tidak benar.
Data tersebut merupakan data aktivitas lama (saat berada di Yogyakarta) yang muncul kembali karena proses teknis perangkat elektronik.
Kategori: Misleading Content (Konten yang Menyesatkan)
Status Operasi SAR:
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan yang melibatkan 1.200 personel masih terus berjuang di masa golden time.
Baca Juga: Korban Pertama Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Puncak Gunung
Untuk mengevakuasi korban dengan menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan kabut tebal di Gunung Bulusaraung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September
-
Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar
-
Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari