- Ponsel kopilot ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung menunjukkan 13.647 langkah yang ternyata data lama dari Yogyakarta.
- Kepala Basarnas mengklarifikasi bahwa data langkah tersebut baru tersinkronisasi saat ponsel diaktifkan kembali oleh tim SAR.
- Keluarga korban telah memahami bahwa data pergerakan tersebut adalah notifikasi data lama, bukan pergerakan pasca-kecelakaan.
4. Tanggapan Pihak Keluarga
Pihak Basarnas telah mengomunikasikan temuan teknis ini kepada pihak keluarga Farhan.
Keluarga dilaporkan telah memahami bahwa data tersebut merupakan broadcast data lama dan bukan indikasi pergerakan aktif korban di Gunung Bulusaraung saat ini.
KESIMPULAN:
Klaim bahwa smartwatch kopilot Farhan mencatat belasan ribu langkah setelah kecelakaan adalah tidak benar.
Data tersebut merupakan data aktivitas lama (saat berada di Yogyakarta) yang muncul kembali karena proses teknis perangkat elektronik.
Kategori: Misleading Content (Konten yang Menyesatkan)
Status Operasi SAR:
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan yang melibatkan 1.200 personel masih terus berjuang di masa golden time.
Baca Juga: Korban Pertama Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Puncak Gunung
Untuk mengevakuasi korban dengan menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan kabut tebal di Gunung Bulusaraung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Korupsi Bibit Nanas: Dua Pejabat Pemprov Sulsel Ikut Ditahan Bersama Bahtiar Baharuddin
-
Pemprov Sulsel Dukung Pembatasan Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
PSM Makassar Tunjuk Zulkifli Syukur, Bagaimana Nasib Tomas Trucha?
-
Kisah Yusuf, Warga Toraja Ditemukan Hidup Setelah Hampir 3 Hari Terperangkap di Kapal Karam