- Tiga calon rektor Unhas akan dipilih oleh Majelis Wali Amanat (MWA) pada 12 Januari 2026 di Jakarta.
- MWA memiliki bobot suara 65 persen, sementara suara Mendikti Saintek hanya 35 persen dalam pemilihan ini.
- Pemilihan meliputi pemaparan calon, pendalaman MWA, rapat tertutup, dan penetapan rektor terpilih periode 2026-2030.
SuaraSulsel.id - Tiga nama calon rektor Unhas resmi melangkah ke tahap akhir seleksi. Mereka kini berada di titik krusial.
Karena harus berebut dukungan dari Majelis Wali Amanat (MWA), lembaga tertinggi di Unhas yang memiliki kewenangan penuh untuk menetapkan rektor definitif.
Dalam sistem Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) seperti Unhas, MWA menjadi penentu akhir pemilihan rektor.
Komposisi suara terbagi menjadi dua porsi. Sebanyak 35 persen suara dimiliki oleh Mendikti Saintek, sementara 65 persen sisanya dibagi rata di antara anggota MWA lainnya.
Pemilihan dilakukan secara tertutup melalui rapat pleno MWA.
Calon dengan perolehan suara tertinggi berdasarkan total bobot suara akan ditetapkan sebagai Rektor Universitas Hasanuddin periode 2026-2030.
Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Universitas Hasanuddin Periode 2026-2030 menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemilihan pada Rabu (7/1/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat MWA, Lantai 4 Gedung Rektorat Unhas diikuti oleh Ketua Majelis Wali Amanat Prof Andi Alimuddin Unde, Ketua PPR Prof Hasanuddin Tahir, serta jajaran panitia dari unsur Rektorat, Senat Akademik, dan MWA Unhas.
Dalam pertemuan ini, dibahas persiapan teknis Pemilihan yang direncanakan akan berlangsung pada hari Senin, tanggal 12 Januari 2026, di Kampus Unhas Jakarta, Petojo.
Baca Juga: Pemilihan Rektor Unhas Digelar di Jakarta, Libatkan Menteri dan CEO Freeport
Waktu dan lokasi acara Pemilihan Rektor oleh MWA merupakan hasil konsultasi langsung Ketua MWA bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) sehari sebelumnya.
Sebelumnya, di sela-sela kegiatan wawancara antara Menteri Dikti Saintek, Prof. Brian Yuliarto, dengan ketiga calon Rektor Unhas Periode 2026-2030 pada 22 Desember 2025, ada wacana Pemilihan Rektor oleh MWA Unhas akan digelar pada pertengahan bulan Januari 2026.
Setelah melalui konsultasi dengan Menteri Dikti Saintek dan berkoordinasi dengan jadwal dari para anggota MWA unsur tokoh masyarakat, maka disepakati untuk melaksanakan pemilihan pada tanggal 12 Januari 2025.
Begitu juga untuk lokasi pemilihan, disepakati akan dilaksanakan di Jakarta.
Hal ini dimaksudkan untuk memfasilitasi kesibukan beberapa anggota MWA dari unsur ex-officio (yaitu Mendikti Saintek dan Ketua IKA Unhas yang juga merupakan Menteri Pertanian) dan anggota MWA dari unsur masyarakat, yaitu Tony Wenas (CEO Freeport), Arsyad Rasjid (Pengusaha Nasional), dan Prof. Dr. Sangkot Marzuki (ilmuwan).
Menurut rencana, unsur Kementerian Dikti Saintek akan diwakili oleh Wakil Menteri. Namun tidak tertutup kemungkinan Menteri Dikti Saintek sendiri yang akan hadir jika waktu beliau memungkinkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kampung Nelayan di Sulsel Ekspor Perdana Ikan Segar ke Arab Saudi
-
Waspada! Begini Rentetan Modus Jaksa Gadungan di Sulsel
-
CEK FAKTA: Benarkah Air Sinkhole di Limapuluh Kota Menyembuhkan Penyakit?
-
Begini Perkembangan Terbaru Penanganan Kasus di Morowali oleh Polda Sulteng
-
Bakamla & TNI Bersihkan Longsor Pasca-Banjir Bandang di Pulau Siau