Muhammad Yunus
Senin, 05 Januari 2026 | 22:08 WIB
Ilustrasi: Tim SAR gabungan menemukan Anjung (25), pemuda asal Kabupaten Wajo yang hilang saat berwisata di Air Terjun Kembar, Desa Taripa, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (4/11) [SuaraSulsel.id/Basarnas Makassar]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 13 warga Makassar berhasil dievakuasi selamat oleh BPBD Makassar pada Minggu malam (4/1/2026) dari terjebak banjir bandang.
  • Banjir bandang terjadi setelah hujan deras di hulu saat rombongan berwisata di Air Terjun Barayya, Gowa.
  • Proses evakuasi menantang medan sulit, arus deras, dan minim cahaya, korban segera menerima penanganan awal.

Imbauan Cuaca Ekstrem

Atas kejadian ini, Fadli Tahar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di alam terbuka, terutama di area sungai dan air terjun selama musim penghujan.

Potensi banjir bandang menurutnya sangat sulit diprediksi dan bisa terjadi dalam hitungan menit.

Keberhasilan evakuasi ini menambah catatan respons cepat BPBD Makassar di awal tahun 2026.

Sebelumnya, pada Kamis (1/1), tim TRC BPBD Makassar juga berhasil menyelamatkan lima nelayan yang terombang-ambing di perairan Barrang Lompo akibat kerusakan mesin kapal.

Load More