- Sebanyak 13 warga Makassar berhasil dievakuasi selamat oleh BPBD Makassar pada Minggu malam (4/1/2026) dari terjebak banjir bandang.
- Banjir bandang terjadi setelah hujan deras di hulu saat rombongan berwisata di Air Terjun Barayya, Gowa.
- Proses evakuasi menantang medan sulit, arus deras, dan minim cahaya, korban segera menerima penanganan awal.
SuaraSulsel.id - Sebanyak 13 warga Kota Makassar yang terjebak banjir bandang di kawasan wisata Air Terjun Barayya, Sungai Jeneberang, Kabupaten Gowa.
Berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Minggu (4/1/2026) malam.
Peristiwa mencekam ini bermula saat rombongan pendaki asal Makassar tersebut melakukan aktivitas wisata pada Sabtu (3/1).
Hujan deras yang mengguyur kawasan hulu menyebabkan air bah datang tiba-tiba, memutus jalur penyeberangan, dan menjebak para korban di dataran tinggi.
Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, menyatakan bahwa meskipun lokasi kejadian berada di luar wilayah administratif Makassar, pihaknya bergerak cepat demi misi kemanusiaan karena para korban merupakan warga Kota Makassar.
"Semua yang kami evakuasi adalah warga Kota Makassar. Di mana pun mereka berada, keselamatan mereka adalah tanggung jawab kami. Medan sangat berat dan berisiko, namun hal itu tidak boleh menghalangi tugas kemanusiaan," tegas Fadli.
Proses Evakuasi Menantang
Operasi penyelamatan berlangsung dramatis di tengah cuaca ekstrem. Tim evakuasi harus berhadapan dengan arus sungai yang sangat deras. Medan yang terjal.
Pencahayaan terbatas karena waktu sudah memasuki sore dan malam hari.
Baca Juga: Pelaku Kekerasan di Makassar Kebanyakan Orang Dekat: Pacar, Orang Tua, Hingga Tetangga
BPBD Makassar mengerahkan peralatan lengkap mulai dari alat mountaineering, life jacket, hingga perlengkapan medis.
"Satu per satu korban berhasil dijangkau menggunakan teknik evakuasi khusus," tambah Fadli.
Kondisi Korban
Rombongan yang terdiri dari 5 perempuan dan 8 laki-laki tersebut langsung diberikan penanganan awal berupa pemberian jaket penghangat dan makanan darurat untuk menjaga kondisi psikologis mereka.
Seluruh korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke Kota Makassar untuk penanganan lanjutan.
Berikut adalah daftar 13 warga yang berhasil diselamatkan Faisal, Anis, Rini, Dini, Sety, Titi, Ahmad, Tini, Dayat, Ikram, Ikhsan, Edo, dan Ical.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Skakmat Peramal 'Indonesia Kolaps', Prabowo: Saya Lihat Langsung Masa Depan Indonesia Cerah
-
Kronologi 'COD' Geng Motor Warmen 27 Vs Tabe 22 di Makassar, 1 Tewas
-
Tragedi KM Virgo Transport 8: Nakhoda Hingga General Manager Diciduk Polisi
-
Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan
-
Dosen Menangis Berujung Pengeroyokan Brutal di Fakultas Teknik Untad