- DPPPA Kota Makassar mencatat 1.222 kasus kekerasan perempuan dan anak di tahun 2025, menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
- Sebanyak 762 kasus menimpa kelompok anak-anak, dengan kekerasan seksual menjadi jenis laporan yang paling banyak ditangani sepanjang tahun.
- Pelaku kekerasan mayoritas berasal dari lingkaran terdekat korban, seperti pacar, orang tua, dan suami/istri, di mana Shelter Warga memfasilitasi pelaporan awal.
-Orang Tua: 80 kasus
-Tetangga: 63 kasus
-Suami/Istri: 50 kasus
-Guru & Teman: 56 kasus
Lokasi kejadian pun paling sering terjadi di lingkungan rumah tangga, disusul fasilitas umum, serta hotel atau rumah kos.
4. Tamalate dan Panakkukang Wilayah Tertinggi
Data berdasarkan wilayah menunjukkan persebaran kasus di seluruh kecamatan di Makassar.
Kecamatan Tamalate menempati urutan pertama dengan 97 kasus, disusul Panakkukang (89 kasus), dan Rappocini (68 kasus).
Sementara Kecamatan Manggala mengalami lonjakan paling tajam, dari 34 kasus di tahun lalu menjadi 61 kasus di 2025.
Baca Juga: Tawuran Dua Kelompok di Makassar Berakhir Damai di Masjid
5. Shelter Warga: Garda Terdepan di Kelurahan
Kenaikan jumlah laporan ini tak lepas dari peran 100 Shelter Warga yang telah dibentuk Pemkot Makassar.
Shelter ini berfungsi sebagai garda terdepan untuk penanganan awal di tingkat kelurahan sebelum kasus berat diteruskan ke UPTD PPA.
"Kami targetkan sisa 50 kelurahan lainnya segera memiliki shelter. Kami ingin memastikan tidak ada ruang bagi kekerasan di kota ini," tegas drg. Ita.
Komitmen "MULIA" untuk Perlindungan
Pemerintah Kota Makassar melalui visi "MULIA" terus memperkuat regulasi, termasuk penerapan keadilan restoratif dan penguatan jejaring dengan kampus untuk membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Hak Angket Dugaan Skandal Bupati Gowa, Pakar Hukum: Apakah Sudah Sesuai Kriteria?
-
Jamaah An-Nadzir Akan merayakan Iduladha 26 Mei 2026, Ini Alasannya
-
Ada Tambang Emas di Pegunungan Gowa, Begini Penampakannya Saat Digerebek Polisi
-
Jadwal Puasa Arafah 2026: Jangan Lewatkan Waktu Mustajab Berdoa, Dosa 2 Tahun Dihapus
-
Tinjau Proyek Rp430 Miliar di Hertasning, Gubernur Sulsel Pastikan Banjir Teratasi