- BMKG menetapkan status awas curah hujan tinggi di tujuh daerah Sulsel karena potensi banjir dan tanah longsor Januari 2026.
- BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi (hingga 4,0 meter) di perairan Indonesia akibat Siklon Tropis TC Iggy.
- BPBD Sulsel meminta pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi tersebut.
SuaraSulsel.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika RI (BMKG) menetapkan status awas curah hujan tinggi di tujuh daerah di Provinsi Sulawesi Selatan.
Peringatan ini dikeluarkan menyusul potensi hujan lebat yang diperkirakan berlangsung selama Dasarian I Januari 2026 atau dalam kurun waktu 10 hari pertama bulan ini.
Tujuh daerah yang masuk dalam kategori awas tersebut meliputi Kabupaten Soppeng, Gowa, Bone, Maros, Pangkep, Barru, serta Kota Makassar.
BMKG menilai intensitas hujan di wilayah-wilayah ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan tanah longsor.
"Pada dasarian ini beberapa wilayah di Sulawesi Selatan diprediksi mengalami potensi banjir dengan kategori tinggi," demikian pernyataan BMKG RI dalam rilis resminya yang diterbitkan pada Senin, 5 Januari 2026.
BMKG menjelaskan, selain peringatan dasarian, secara bulanan Januari 2026 juga menjadi periode rawan banjir di sejumlah wilayah Indonesia.
Tidak hanya Sulawesi Selatan, daerah lain yang diprediksi memiliki potensi banjir kategori tinggi meliputi sebagian wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta Kalimantan Barat.
Saat ini, sekitar 81 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan. Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya bencana, khususnya di daerah dengan karakteristik rawan genangan, aliran sungai besar, dan wilayah perbukitan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kondisi kesehatan, serta mengantisipasi kemungkinan banjir dan longsor.
Baca Juga: Tinggi Gelombang Sulawesi Utara Capai 2,5 Meter, Ini Daftar Wilayah yang Harus Siaga
Warga juga diminta rutin membersihkan saluran air, menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai petir, serta segera mencari tempat aman jika kondisi cuaca memburuk.
Selain ancaman hujan lebat dan banjir, BMKG sebelumnya juga telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.
Peringatan ini berlaku sejak 3 hingga 6 Januari 2026, dengan tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 4,0 meter.
BMKG menyebut kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran, khususnya bagi kapal kecil hingga menengah.
Wilayah perairan yang diprakirakan mengalami gelombang setinggi hingga 2,5 meter di antaranya Selat Karimata bagian utara dan selatan, Laut Jawa bagian tengah dan timur, serta Selat Makassar bagian utara, tengah, dan selatan.
Sementara itu, di kawasan timur Indonesia, perairan yang perlu diwaspadai meliputi Laut Sulawesi bagian barat, tengah, dan timur, Laut Maluku, Laut Seram, Laut Banda, Samudra Pasifik utara Papua Barat dan Papua, serta Laut Arafuru bagian utara dan timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Presiden Prabowo Disebut Minta Febrie Adriansyah Ditangkap, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
54 Ribu Ibu Hamil di Sulsel Minum MMS Serentak, Apa Manfaatnya?
-
Tender Stadion Untia Makassar Rp350 Miliar Dibuka
-
Dipaksa Isap Vape Berisi Narkoba, Eks Santri Ini Bikin Komik 'Safe Space'
-
Apa yang Menarik Warga Berkunjung ke Pameran Dekranas di Makassar?
-
Miliki Kendaraan Impian di BRI KKB Expo 2026 dengan Bunga Kredit Mulai 1,80%