- BMKG memprediksi cuaca ekstrem melanda 11 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara hingga tanggal 5 Desember.
- Penyebabnya adalah dominasi angin muson barat, La Nina aktif, dan pusat tekanan rendah di utara Papua.
- Masyarakat dan pemerintah diimbau waspada bencana hidrometeorologi serta memantau informasi resmi BMKG.
SuaraSulsel.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sebanyak 11 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara berpotensi cuaca ekstrem hingga 5 Desember.
"Kami mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara agar dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan," kata Plh. Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Margy Octavia di Manado, Senin (1/12).
Berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer, BMKG memantau berbagai fenomena yang mempengaruhi cuaca di wilayah Sulawesi Utara antara lain angin muson barat terpantau mulai dominan.
Begitu juga, La Nina aktif, suhu muka laut lebih hangat, prediksi spasial MJO melintasi wilayah Sulawesi Utara turut memperkuat pembentukan awan hujan.
Selanjutnya, terdeteksi adanya pusat tekanan rendah di Samudera Pasifik utara Papua memicu pertemuan dan belokan angin yang memberikan dampak potensi peningkatan curah hujan dan angin kencang, didukung dengan kelembaban udara basah di setiap lapisan dan tingginya indeks labilitas atmosfer.
Kombinasi dari fenomena tersebut, kata Margy, membentuk kondisi atmosfer yang diprediksi mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Kondisi cuaca tersebut diperkirakan terjadi di Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara.
Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Pemerintah daerah diharapkan juga berkoordinasi dengan instansi terkait sebagai tindakan antisipasi bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang) terlebih khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing atau rawan longsor dan banjir.
Baca Juga: Dentuman Keras di Kantor Gubernur Sulsel, Satpol PP Lari Berhamburan
Margy mengingatkan, cuaca yang bersifat dinamis, diharapkan terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado.
Secara lebih rinci dan detail untuk tiap kelurahan di seluruh wilayah Sulawesi Utara melalui Website https://cuaca.bmkg.go.id/, serta kanal-kanal informasi BMKG yang telah terverifikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Beli Sunscreen Wardah Online Original Hanya di Blibli, Cek Varian Sesuai Kulitmu
-
Kabar Baik untuk PPPK yang Gaji Sering Terlambat, Pusat Turun Tangan
-
Pimpinan KPK Bongkar Cara Agar Kepala Daerah Tidak Terjaring OTT
-
Jawab Keluhan Warga Maros, Gubernur Sulsel Gelontorkan 239 Miliar di Jalan Moncongloe
-
Harta Ketua DPRD Bone Disorot, KPK: Kalau Tidak Benar Kami Tindak