- 37.800 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) seluruh Indonesia akan ditarik menjadi pegawai Kementerian Pertanian.
- Pengalihan status kepegawaian PPL yang sebelumnya dikelola kabupaten/kota diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025.
- Kementerian Pertanian pada 2025 akan melanjutkan ekstensifikasi lahan dan modernisasi pertanian melalui strategi berbagai langkah.
SuaraSulsel.id - Sebanyak 37.800 penyuluh pertanian lapangan (PPL) se-Indonesia siap ditarik menjadi pegawai Kementerian Pertanian (Kementan).
"Pada saatnya nanti, penyuluh pertanian menjadi pegawai Kementerian Pertanian. Jumlahnya 37.800 orang dan itu semua akan bergabung di Kementan," kata Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan Kementan Haris Syahbuddin dalam kuliah umum rangkaian Pimnas di Unhas Tamalanrea, Makassar, Rabu (26/11).
Peralihan status kepegawaian itu sudah diatur dalam Inpres Nomor 3 Tahun 2025.
"Jadi penyuluh pertanian yang selama ini dikelola kabupaten/kota akan bergabung sebagai pegawai di Kementerian Pertanian," ujarnya di hadapan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Haris juga menyampaikan pada tahun 2025, Kementerian Pertanian terus melanjutkan program ekspansi lahan atau ekstensifikasi, modernisasi melalui berbagai langkah strategi.
Dia mengajak seluruh mahasiswa yang berlaga di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) Ke-38 di Universitas Hasanuddin untuk berperan dalam pengembangan modernisasi pertanian.
"Generasi muda tidak dipungkiri sebagai aktor strategis dalam transformasi pertanian, terutama melalui adopsi teknologi, pengembangan agro-preneur, serta riset yang berbasis komunitas," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan peran penting penyuluh sebagai garda terdepan dalam mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, berkelanjutan dan berpihak kepada petani.
Dia mengapresiasi peran strategis PPL dalam menopang transformasi sektor pertanian dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
Baca Juga: Mentan Amran: Aku yang Terdepan Lawan Mafia Pangan!
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel Percepat Perbaikan Ruas Jalan di Enrekang
-
Lulus SNPMB Unhas? Jangan Lupa Lakukan Ini atau Status Kelulusan Anda Hangus
-
Rusdi Masse Resmi Tinggalkan NasDem, Ini Calon Pengganti di DPR RI
-
Miris! Pohon Durian Musangking Hanya Dihargai Rp143 Ribu di Sengketa Lahan Luwu Timur
-
RMS Bersama Kaesang di Toraja, Syaharuddin Alrif Bertemu Surya Paloh