- Kegiatan bertajuk Gasspol TBC 'Gerak akselerasi Sulsel percepat eliminasi Tuberkulosis'
- Pemeriksaan kesehatan gratis, skrining kesehatan jiwa dan edukasi TBC, hingga pameran dan games seputar TBC
- Pemerintah berkomitmen untuk terus berakselerasi mengentaskan dan mengeliminasi penyakit menular
SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar kampanye eliminasi tubercolosis (TBC). Guna mencapai target penurunan 50 persen kasus TBC di 2030.
Kegiatan bertajuk Gasspol TBC 'Gerak akselerasi Sulsel percepat eliminasi Tuberkulosis' dipusatkan di area Car Free Day (CFD) Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Minggu (9/11).
Kegiatan ini juga serentak dilakukan di delapan provinsi, salah satunya di Provinsi Sulawesi Selatan.
Asisten 1 Pemerintah Provinsi Sulsel Muhammad Ishaq Iskandar menyebut kampanye yang digelar terdiri dari beragam kegiatan.
Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, skrining kesehatan jiwa dan edukasi TBC, hingga pameran dan games seputar TBC.
"Kita mulai dengan senam sehat, penandatanganan komitmen bersama, talkshow, lalu edukasi dan hiburan-hiburan. Ini menjadi simbol bahwa kita semua serius dalam upaya eliminasi TBC," ujarnya.
Kata dia, kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi lintas sektor yakni Dinas Kesehatan, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Sulsel, Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis (Yamali TB), Kareba Baji, dan Universitas Hasanuddin.
"Melalui koordinasi dan persiapan yang baik, juga secara serentak kampanye Gasspol TBC ini sedang berlangsung di 16 kabupaten dan kota se-Sulsel," tambahnya.
Staf Ahli Bidang Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan Kemenko PMK Aris Darmansyah mengingatkan bahwa TBC merupakan penyakit yang berisiko tinggi, bahkan melampaui COVID-19.
Baca Juga: Penghargaan Pemimpin Inovatif dan Transformatif untuk Andi Sudirman Diterima Fatmawati
Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus berakselerasi mengentaskan dan mengeliminasi penyakit menular yang telah berusia ratusan tahun itu.
“Berdasarkan data dunia kita sudah nomor dua dalam hal kasus temuan. Artinya penemuan kasus di Indonesia semakin meningkat. Rata-rata ada 1.090.000 kasus per tahun,” ujarnya.
Ia pun menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan penurunan kasus TBC hingga 50 persen pada tahun 2030, atau dari 387 kasus per 100 ribu penduduk menjadi 65 per 100 ribu penduduk.
“Maka Kemenko PMK bersama Kementerian Kesehatan menggencarkan kampanye TOSS TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh, agar masyarakat paham bahwa TBC bisa disembuhkan,” jelasnya.
Pada akhir kegiatan, juga dihadirkan talkshow dari dokter spesialis paru tentang informasi pencegahan dan penanganan TBC, serta menghadirkan testimoni penyintas TBC sembuh dari Kareba Baji.
Selain itu, masyarakat yang hadir dibekali dan diberikan informasi website, hotline dan aplikasi untuk skrining mandiri serta untuk kemudahan akses layanan TBC.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Ini Radius Bahaya Terbaru Gunung Karangetang
-
Presiden Singgung Estetika Kota, Bendera Gerindra Masih Bertebaran di Makassar
-
Ini Rahasia Gubernur Sulsel Dorong Gaya Hidup Sehat dan Hijau Warga
-
Ragam Sumber Beasiswa di Unhas dan Cara Jitu Mendapatkannya
-
Oknum Dosen ITH Parepare Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Mahasiswi