- Barang yang dikira sabu-sabu ternyata garam dapur
- Polisi mengamankan empat orang sekaligus dengan barang bukti satu saset
- Barang haram itu dibeli seharga Rp1,4 juta secara online
SuaraSulsel.id - Nasib empat warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ini benar-benar apes.
Mereka niatnya mau "nge-fly", tapi ujungnya cuma bisa gigit jari. Karena barang yang dikira sabu-sabu ternyata garam dapur.
Semua bermula pada Sabtu malam, 11 Oktober 2025 lalu, sekitar pukul 21.30 Wita.
Saat itu, tim Satres Narkoba Polres Bone mendapat laporan ada transaksi narkoba di Jalan Makmur, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang.
Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan empat orang sekaligus dengan barang bukti satu saset kristal bening yang tampak mencurigakan.
Kasat Resnarkoba Polres Bone, Iptu Adityatama Firmansyah menceritakan kronologi penangkapan yang ternyata berujung tak seperti dugaan awal.
"Awalnya kami curiga itu sabu. Empat orang kami amankan dengan barang bukti kristal bening dalam plastik kecil," kata Adityatama saat dikonfirmasi, Senin, 20 Oktober 2025.
Yang pertama dibekuk adalah seorang perempuan berinisial AT alias TT (40), warga Jalan Bhayangkara, Watampone. Ia kedapatan membawa satu saset kecil berisi kristal bening yang ia yakini sabu-sabu kualitas bagus.
Dari hasil interogasi, barang haram itu dibeli seharga Rp1,4 juta secara online.
Baca Juga: Kakek Buta Lumpuh Merangkak Jaga Cucu yang Sakit, Warganet Menangis!
"Dari hasil interogasi, AT mengaku beli barang itu seharga Rp1,4 juta dari pria berinisial AS alias AR (29)," ujar Adityatama.
Polisi pun melakukan pengembangan. Tak lama, AR ikut diamankan.
Dari pengakuannya, ia bilang cuma jadi perantara. Barang itu dia pesan lewat temannya, FD alias DT (28).
DT inilah yang mengaku menjadi "jembatan digital" antara pembeli dan penjual sabu.
Ia memesan barang tersebut lewat akun WhatsApp bernama 'GOODSTUFF', lengkap dengan sistem "tempel" alias metode jual beli ala dunia narkoba. Dimana, barang diletakkan di titik tertentu, pembeli tinggal ambil.
Saat mengambil tempelan, DT tidak sendirian. Ia ditemani EA alias AC (17), remaja yang entah sadar atau tidak sedang ikut skenario apes malam itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045