- Cinta dan kesetiaannya pada cucu semata wayangnya menuntun langkahnya
- Video itu sontak mengundang haru warganet
- Hidup mereka sederhana di desa, bahkan sering kali kekurangan
Tak ada sanak keluarga lain yang menemani. Sehari-hari, kakek Andi Uni bergantung pada bantuan tetangga untuk memenuhi kebutuhan makan dan obat-obatan.
Saat Andini jatuh sakit, ia hanya bisa pasrah. Hingga akhirnya bantuan datang dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone.
Ketua Baznas Bone, Zainal Abidin, membenarkan bahwa lembaganya telah menyalurkan bantuan untuk keduanya.
"Anak dalam video itu bernama Andini. Ia dirawat karena demam tinggi dan hanya ditemani oleh kakeknya yang buta dan lumpuh. Mereka hidup dalam keterbatasan, tapi saling menjaga satu sama lain. Alhamdulillah, zakat dari para muzakki telah kami salurkan untuk membantu biaya pengobatan dan kebutuhan mereka," ujar Zainal, Jumat, 17 Oktober 2025.
Kata Zainal, bantuan itu datang sebagai bentuk kepedulian dari masyarakat Bone.
Namun, yang membuat banyak orang tersentuh bukan hanya kisah tentang kemiskinan.
Melainkan tentang cinta dan keteguhan hati seorang kakek yang enggan meninggalkan cucunya, meski dirinya sendiri nyaris tak berdaya.
Di sela-sela rawat inap, Andi Uni kerap duduk bersila di lantai. Ia bersandar pada dinding dingin rumah sakit.
Ia mungkin tak bisa melihat wajah cucunya. Namun, cinta tak selalu membutuhkan penglihatan, karena hati yang tulus bisa melihat lebih jauh daripada mata.
Baca Juga: Bone Memanas: Ketua DPRD 'Lawan' 35 Anggota Dewan, Konflik Internal Pecah!
Video yang menampilkan momen itu pun viral di media sosial.
Ribuan warganet mengirimkan doa dan semangat. Beberapa di antara mereka bahkan membuka donasi spontan untuk membantu biaya pengobatan Andini dan kebutuhan sehari-hari sang kakek.
"Kita kadang lupa bersyukur. Lihat mereka, meski dalam kekurangan tetap saling menjaga dengan cinta yang tulus," tulis warganet.
"Semoga Allah beri kesehatan untuk anak itu dan kekuatan untuk kakeknya," ucap yang lainnya.
Kini, kondisi Andini mulai berangsur membaik. Ia masih harus menjalani perawatan, namun wajahnya sudah terlihat lebih segar. Sementara sang kakek tetap setia di sisinya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
Terkini
-
7 Rahasia Black Box Pesawat yang Jarang Diketahui Publik
-
Isak Tangis Iringi Penyerahan Jenazah Pramugari Florencia Lolita Wibisono
-
Tim Khusus Temukan Black Box di Ekor Pesawat Dalam Kondisi Utuh
-
Ingin Masuk Unhas Jalur Ketua OSIS? Pahami Syarat, Penilaian, dan Aturannya
-
Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Pramugari Atas Nama Florencia Lolita