- PSM akan bertanding tanpa pelatih kepala di pinggir lapangan
- Enam punggawa PSM kembali bergabung
- Beban besar kini berada di pundak Ahmad Amiruddin
Selain kabar pulangnya pemain Timnas, satu nama yang paling ditunggu fans juga mulai menunjukkan perkembangan positif. Dialah Daisuke Sakai.
Absennya Sakai tentu mengurangi kreativitas serangan di lini tengah. Namun, pemain asal Jepang itu sudah kembali berlatih setelah absen cukup lama karena cedera.
Meski begitu, ia masih menjalani latihan terpisah bersama fisioterapis tim dan belum bisa dipastikan tampil melawan Arema.
"Sakai sudah ikut latihan ringan. Tapi untuk tampil, kami masih tunggu hasil observasi terakhir," kata Sulaiman.
Tantangan Ahmad Amiruddin
Tanpa Tavares di sisi lapangan, beban besar kini berada di pundak Ahmad Amiruddin.
Laga kontra Arema FC akan menjadi debutnya sebagai pelatih utama sementara.
Pria kelahiran Makassar itu sebenarnya bukan sosok asing bagi tim. Ia adalah mantan pemain PSM era 2000-an dan sudah beberapa musim terakhir menjadi asisten pelatih.
Di bawah arahannya, latihan berjalan tertib. Namun, publik tetap menanti apakah Amiruddin akan mempertahankan gaya khas Tavares di formasi 3-5-2 dengan serangan balik cepat atau mulai memberi sentuhan baru?
Baca Juga: PSM vs Arema FC: Ahmad Amiruddin Optimis Raih Poin Penuh, Tapi..
Diketahui, selama dua musim terakhir, pola itu jadi identitas kuat PSM. Di bawah Tavares, mereka dikenal sebagai tim yang disiplin, keras dalam bertahan, dan mematikan saat menyerang balik.
Formasi itu pula yang membawa Pasukan Ramang ini mengangkat trofi Liga 1 2022/2023 lalu.
Kini, Amiruddin harus membuktikan bahwa ia mampu menjaga roh permainan itu sambil tetap beradaptasi dengan situasi baru.
Sementara itu, di kubu lawan, Arema FC datang dengan misi jelas. Mencuri poin penuh dari Parepare.
Pelatih Marcos Santos, menegaskan timnya menghormati PSM sebagai tim besar. Tetapi perubahan di kursi pelatih tak akan membuat Singo Edan mengendurkan ambisi.
"PSM baru ganti pelatih, tapi mereka tetap tim besar dan kami menghormati itu. Namun kami datang ke Parepare untuk berjuang maksimal. Target kami jelas, membawa pulang tiga poin," ujar Santos, Kamis, 16 Oktober 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar
-
Bukan Sekadar Publikasi, Riset Rp120 Miliar Australia-Indonesia Ini Wajib Selesaikan Masalah Rakyat
-
5 Fakta Menstruasi Wajib Diketahui Remaja Putri, Jangan Lagi Percaya Mitos!
-
Tim SAR Temukan Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa
-
Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan