- Jumlah peserta 1.500 orang melintasi empat destinasi pantai di Kota Makassar
- Program ini mengambil peran lari di destinasi-destinasi wisata yang berada di sekitaran Kampus Politeknik Pariwisata
- Wadah kolaborasi antara mahasiswa, pelaku industri pariwisata dan masyarakat umum
SuaraSulsel.id - Politeknik Pariwisata Makassar menggelar Run Tourism (RunNTou) 2025 dengan jumlah peserta 1.500 orang melintasi empat destinasi pantai di Kota Makassar.
"Kegiatan Politeknik Pariwisata Makassar ini ingin memperkenalkan empat destinasi pantai yang ada di Kota Makassar sebagai bagian dari program promosi wisata Kementerian Pariwisata," kata Direktur Poltekpar Makassar Herry Rachmat Widjaja disela pelepasan peserta RunTou 2025 di Makassar, Minggu 21 September 2025.
Dia mengatakan, program ini mengambil peran lari di destinasi-destinasi wisata yang berada di sekitaran Kampus Politeknik Pariwisata Kota Makassar dengan empat pantai yakni Pantai Layar Putih, Tanjung Merdeka, Tanjung Bayang dan Pantai Biru.
"Konsep dari kegiatan Run Tourism yang dilaksanakan tahun ini, tentu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dengan tantangan melalui jalur-jalur yang variatif dapat memberikan hiburan tersendiri bagi peserta," ujarnya.
Dia menjelaskan, lari diawali di jalan raya kemudian melalui wilayah kampung atau perkampungan masyarakat yang ada di sekitar kampus, lalu menyusuri jalur yang tentu menantang.
Pasalnya ada bebatuan dan kemudian menuruni jembatan yang harus dilewati, kemudian melewati pasir sepanjang bibir pantai mulai dari Pantai Layar Putih sampai dengan Pantai Biru dan kemudian mengambil jalur di jalan raya kembali, tentunya ini membedakan dari tahun sebelumnya.
Adapun pesertanya berasal dari lingkup Poltekpar Makassar, pemerintah dan swasta serta masyarakat umum.
Melalui kegiatan ini, lanjut Herry, menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa, pelaku industri pariwisata dan masyarakat umum.
Pesan Menteri Pariwisata
Baca Juga: Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares Frustasi Jelang Laga Hari Ini
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengingatkan kepada 565 wisudawan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Sulawesi Selatan.
Untuk menjadi sumber daya manusia pariwisata yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global sehingga bisa memajukan pariwisata daerah dan Indonesia secara luas.
“Adik-adik adalah generasi baru yang akan menjawab kebutuhan ini. Menjadi motor penggerak transformasi dan memastikan pariwisata Indonesia mampu bersaing sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat," kata Menteri Pariwisata Widiyanti dalam keterangan pers.
Menteri Pariwisata Widiyanti yang hadir secara langsung dalam acara wisuda di Kampus Poltekpar Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (20/9) berpesan beberapa hal kepada para wisudawan dan wisudawati.
Di antaranya jangan pernah berhenti belajar karena dunia akan selalu berubah, dan hanya mereka yang mau terus belajar yang akan memimpin perubahan.
Kedua, ia juga berpesan untuk membangun jejaring dan kolaborasi, karena kolaborasi tidak pernah berdiri sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dari Nostalgia Rasa ke UMKM Sukses, D'Kambodja Heritage Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Emosi Tengah Malam, Perwira Polisi di Bulukumba Diduga Aniaya Warga
-
Tergiur Foto Profil Ganteng di Medsos, Siswi SMP di Makassar Jadi Korban Pemerkosaan
-
Gila! Napi di Gowa Kendalikan Ratusan Paket Sabu Dari Penjara
-
Ribuan PPPK Terancam Dirumahkan, Begini Tanggapan Pemprov Sulsel