Adapun inisial para tersangka adalah MY (31), AG (30), GSL (18), MAP (20), AS (18), MS (23), FTR (16), MAF (16), RMT (19), ZM (22), MI (22), FDL (18), MAY (15), IA (16), HA (22), HAH (27), R (31), dan AAR (37).
"Untuk kasus DPRD Kota, keterlibatan pelaku lebih kompleks. Ada yang membakar, ada yang melakukan kekerasan, hingga menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosial," ungkap Didik.
Polda Sulsel menegaskan komitmennya menuntaskan seluruh rangkaian kasus kerusuhan ini secara profesional dan transparan.
Polisi memastikan tidak akan berhenti hanya pada pelaku lapangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya aktor yang menggerakkan massa hingga aksi berakhir ricuh.
"Penyidikan masih terus berlanjut untuk mendalami kemungkinan adanya pelaku lain. Proses pengembangan perkara tetap dilakukan, dan kami pastikan setiap pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas Didik.
Kerusuhan dan pembakaran gedung DPRD Makassar dan DPRD Sulsel pada 29 Agustus lalu menimbulkan kerugian besar, termasuk rusaknya fasilitas publik.
Polisi hingga kini masih mendalami siapa aktor intelektual di balik aksi demonstrasi yang berubah menjadi tragedi dan mengakibatkan tiga otang meninggal dunia.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga: Polda Sulsel Tetapkan 11 Tersangka Pembakaran Gedung DPRD
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya