"Karena kedamaian ini kita wujudkan bersama-sama. Tidak bisa satu pihak, tapi kebersamaan inilah menjadi kesepakatan kita," katanya.
Evaluasi Aksi 29 Agustus
Pernyataan Kapolda tersebut sekaligus merespons kerusuhan yang pecah pada Jumat 29 Agustus 2025 lalu di Makassar.
Aksi massa yang sehari sebelumnya berjalan damai, berujung ricuh setelah kabar meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang terlindas mobil taktis polisi saat demonstrasi di Jakarta pada Kamis, 28 Agustus 2025 malam.
Kemarahan publik meluas ke sejumlah daerah, termasuk Makassar. Situasi kemudian tak terkendali.
Saat ini ada empat orang yang tercatat meninggal dunia, tujuh lainnya terluka, serta 70 unit kendaraan hangus terbakar.
Rusdi mengatakan pihaknya masih bekerja untuk mengidentifikasi pelaku pembakaran di berbagai titik. Ia membantah anggapan bahwa aparat tidak hadir di lokasi kejadian.
"Semua ada, kami ada. Kami di-backup oleh Pangdam," katanya singkat.
Meski begitu, Rusdi enggan merinci detail penanganan yang dilakukan pada hari kejadian.
Baca Juga: Ketua FKUB Sulsel: Jaga Kondusivitas dan Kerukunan
"Anda lihat saja nanti hasil dari kami kerja. Anda lihat saja," tegasnya.
Deklarasi Damai dari Makassar
Diketahui, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menginisiasi penandatanganan maklumat aksi damai yang melibatkan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Selain TNI dan Polri, deklarasi tersebut juga dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kepemudaan (OKP), organisasi masyarakat (ormas), aktivis mahasiswa, hingga pihak kampus.
Kesepakatan itu, kata gubernur, menjadi landasan moral bersama agar peristiwa berdarah tidak kembali terulang.
"Ini sebagai langkah agar Sulawesi Selatan tidak lagi ada kejadian yang kemudian tidak kita inginkan, sampai harus ada korban jiwa dan sebagainya," ujar Andi Sudirman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Bangun Pagi hingga Belajar Malam, Kisah Adaptasi Anak-anak Sekolah Rakyat
-
China Mulai Jatuh Hati pada Durian Sulawesi, Borong Ratusan Ton
-
Wajib Waspada! Gunung Lokon Berpotensi Keluarkan Gas Beracun dan Erupsi Tiba-tiba
-
Kapan Bantuan Tunai untuk Warga Sulsel Cair? Ini Penjelasan Mensos
-
Bupati Barru: Bibit Nanas Rp60 Miliar Tak Pernah Dibahas DPRD